Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Rusia dan Ukraina Hadapi Situasi Genting

Published 23/02/2022 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

LiputanIslam.com-Sejak tahun 2014, terutama setelah digulingkannya Presiden Ukraina Viktor Yanukovich (yang dekat dengan Moskow), papan catur Ukraina berubah sedemikian rupa, yang di situ kedua belah pihak memainkan pion-pion mereka untuk men-skak lawan.

Pion yang digerakkan Barat adalah unjuk rasa yang akhirnya menggulingkan Pemerintahan Yanukovich, menyusul dihapusnya perundingan persekutuan Ukraina dengan Uni Eropa. Di sisi lain, Rusia pun menggerakan pion pertamanya, yaitu memobilisasi para separatis Rusia ke timur Ukraina (di Donbass) untuk menuntut kemerdekaan.

Presiden Rusia Vladimir Putin pun memainkan pion keduanya dan menggabungkan Semenanjung Krimea dengan Rusia. Di lain pihak, AS dan Eropa menggerakan pion pemberlakuan sanksi atas Moskow.

Pergerakan-pergerakan ini akhirnya berujung kepada Perjanjian Minsk. Bisa dikatakan bahwa kesepakatan ini terwujud sebagai buah dari kekuatan pion dan permainan Rusia.

Kurang lebih 5 tahun sudah berlalu sejak pergerakan-pergerakan ini. Barat mengambil inisiatif dengan memainkan pionnya, yaitu berusaha menggabungkan Kiev ke NATO (dengan cara menempatkan rudal-rudal balistik dan pangkalan militer AS-Eropa di dekat perbatasan Ukraina).

Rusia sadar bahwa dalam kondisi seperti ini, menggerakkan pion penempatan tentara adalah opsi terbaik yang akan melemahkan kinerja pion Barat.

Di pihak lain, AS pun menggunakan pion provokasi media, perang media, dan propaganda isu serangan Rusia ke Ukraina.

Washington dan sekutu Baratnya berusaha memprovokasi Rusia dengan cara menggerakan pion serangan, agar mereka pun bisa melakukan langkah-langkah menentukan.

Langkah berikutnya dilakukan Moskow, yang bisa disebut sebagai gerakan mengejutkan. Putin mengumumkan bahwa berdasarkan referendum 2014, Moskow mengakui kemerdekaan kawasan Luhansk dan Donetsk.

Seperti yang bisa diduga, gerakan pion Barat berikutnya adalah menjatuhkan sanksi ekonomi atas Rusia. Jerman mengumumkan bahwa proyek jalur gas Nord Stream 2 telah dibekukan.

Hingga saat ini, kedua belah pihak masih memeriksa pion-pion yang bisa dimainkan mereka.

Rusia tengah mengkaji pion-pionnya, terutama penguatan kondisi baru, yaitu kemerdekaan Donbass dan runtuhnya Perjanjian Minsk. Juga ada pion lain yang lebih berbahaya, yaitu serangan total ke Ukraina (Rusia khawatir jika Ukraina menjadi negara nuklir dan bergabung dengan NATO).

Papan catur Ukraina saat ini dalam situasi yang di situ para pemain telah melangkah dari menggerakkan pion-pion biasa ke tahap memainkan pion-pion utama. (af/alalam)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account