Rupiah Menguat ke Posisi Rp 13.988 per Dolar AS

0
152

Sumber: merdeka.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (18/12) sore menguat ke posisi Rp 13.988 per dolar AS. Rupiah menguat 0,06 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Sementara menurut kurs refefrensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR), rupiah menguat ke posisi Rp 14. 007 per dolar AS. Rupiah menguat 11 poin dibandingkan perdagangan hari sebelumnya.

Baca: Rupiah Melemah ke Posisi Rp 14.000 per Dolar AS

Pada pagi hari, rupiah sempat melemah 0,03 persen ke posisi Rp 14.000 per dolar AS. Pelemahan ini disebabkan hasil rilis data manufaktur dan perumahan AS yang lebih baik dari ekspektasi pasar. Akan tetapi, pada sore hari rupiah berhasil mengalami penguatan hingga ke posisi Rp 13.988 per dolar AS.

Analis Pasar Uang PT Bank Mandiri Tbk Rully Arya Wisnubroto menilai, penguatan rupiah dipicu oleh penantian pasar terhadap keputusan rapat dewan gubernur (RDG) pada esok hari.

“Konsensus akan tetap flat,” kata dia, Rabu (18/12).

BI mengadakan RDG untuk memutuskan arah kebijakan moneter ke depan. Pada bulan lalu, BI mempertahankan suku bunga acuannya di level 5 persen. Sepanjang tahun ini, BI telah menurunkan suku bunga acuan sebanyak empat kali.

Pada Perdagangan hari ini, sejumlah mata uang utama Asia juga mengalami penguatan terhadap dolar AS. Yen Jepang menguat 0,03 persen, yuan Tiongkok sebesar 1 poin, ringgit Malaysia sebesar 0,1 persen, dan baht Thailand sebesar 0,11 persen.

Sementara itu, mata uang Asia yang mengalami pelemahan di antaranya, yaitu dolar Hong Kong sebesar 0,02 persen, dolar Singapura sebesar 0,03 persen, dolar Taiwan sebesar 0,16 persen, wo Korea Selatan sebesar 0,22 persen, dan peso Filipina sebesar 0,08 persen. (sh/cnnindonesia/katadata)

 

DISKUSI: