Rupiah Melemah ke Posisi Rp 14.228 per Dolar AS

0
171

Sumber: kompas.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdangangan pasar spot Selasa (3/9) sore melemah 0,24 persen ke posisi Rp 14.228 per dolar AS dibandingkan posisi sebelumnya Rp 14.194 per dolar AS.

Sedangkan, menurut  kurs tengah BI atau kurs acuan Jakarta Interbank Spot Dollar rate/Jisdor, mata uang garuda ini melemah 0,19 persen ke posisi Rp 14.217 dibandingkan posisi sebelumnya.

Pada saat pembukaan pasar, rupiah melemah sebesar 0,04 persen. kemudian, rupiah melanjutkan pelemahan terhadap dolar AS hingga ke posisi Rp 14.200.

Baca: Rupiah Menguat ke Posisi Rp 14.194 per Dolar AS

Pelemahan rupiah dinilai masih dapat dimaklumi karena mayoritas mata uang Asia melemah terhadap dolar AS. Dolar Hong Kong melemah 0,02 persen, yuan China sebesar 0,09 persen, baht Thailand sebesar 0,15 persen, dan dolar Singapura sebesar 0,16 persen.

Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim menilai, depresiasi rupiah masih disebabkan oleh eskalasi perang dagang antara AS dan China.

Dia menyebutkan, AS mulai mengenakan tarif 15 persen terhadap impor China per 1 September 2019. China pun membalas AS dengan mengenakan tarif balasan. Selain itu, China juga menggugat AS ke World Trade Organization (WTO) atas tarif AS. WTO adalah organisasi internasional yang dapat membatasi tarif yang diizinkan untuk dikenakan terhadap masing-masing negara.

Gugatan China merupakan laporan ketiga untuk tarif khusus AS di WTO.  Dalam hal ini, tarif AS terhadap China telah melanggar consensus yang dicapai oleh para pemimpin China dan AS dalam pertemuan di Jepang. (sh/cnbcindonesia/cnnindonesia)

 

 

DISKUSI: