Sumber: market.bisnis.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (11/11) melemah 53 poin atau 0,38 persen dari posisi Rp 14.014 per dolar AS ke posisi Rp 14.067 per dolar AS.

Pada awal pekan ini, rupiah bergerak melemah sepanjang hari. Pada pagi hari, rupiah sudah melemah ke posisi Rp 14.030 per dolar AS. Rupiah melemah 16 poin atau 11 persen dibandingkan perdagangan akhir pekan lalu.

Baca: Rupiah Melemah ke Posisi Rp 14.017 per Dolar AS

Selain rupiah, tiga mata uang Asia lainnya juga mengalami pelemahan. Yuan China melemah 0,20 persen ke posisi 7.006 dolar AS, dolar Singapura sebesar 0,18 persen ke posisi 1.361 per dolar AS, dan dolar Hong Kong sebesar 0,02 persen ke posisi 7.831 per dolar AS.

Menurut Ekonom PT Bank Permata Tbk, Josua Pardede, pelemahan rupiah pada hari ini dipengaruhi oleh ketegangan di Hong Kong.

“Kalau dilihat dari sisi nilai tukar, mata uang Asia melemah lagi terhadap dolar Amerika. Ini juga dipengaruhi oleh sentiment ketegangan di Hong Kong yang membuat kekhawatiran di pasar regional,” kata dia, Senin (11/11).

Sementara itu, Kepala Riset PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menilai, pelemahan rupiah dipicu oleh negosiasi perang dagang antara AS dan China. Ekspektasi pasar beragam karena isi perjanjian anta kedua negara tersebut masih belum jelas.

“Masih belum jelasnya isi perjanjian menimbulkan beragam ekspektasi di pasar,” ujarnya. (sh/kompas/cnnindonesia)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*