Rupiah Masih Bergerak di Dekat Posisi Rp 14.000

0
247

Sumber: tirto.id

Jakarta, LiputanIslam.com— Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan Senin (23/12) pada pukul 15.00 WIB mengalami pelemahan ke posisi Rp 13.975 per dolar AS. Rupiah melemah 0,04 persen dibandingkan perdagangan Jumat lalu.

Pada pembukaan perdagangan, rupiah langsung bergerak positif ke posisi Rp 13.968 per dolar AS atau menguat sebesar 10 poin atau 0,07 persen dibandingkan perdagangan akhir pekan lalu.

Baca: Perdagangan Akhir Pekan, Rupiah Menguat ke Posisi Rp 13.975 per Dolar AS

Kemudian, rupiah melemah 0,11 persen ke posisi Rp 13.985 per dolar AS sebelum akhirnya bergerak ke posisi Rp 13.975 per dolar AS. Pergerakan rupiah menunjukkan rupiah masih sulit untuk menjauhi posisi psikologis Rp 14.000 per dolar AS.

Sentimen rupiah masih datang dari kesepakatan dagang AS dan China. Kedua negara sudah mencapai kesepakatan dagang fase I. Kesepakatan dagang ini diprediksi akan ditandatangani pada awal tahun depan.

Dalam hal ini, Presiden AS Donald Trump mengatakan, kesepakatan akan ditandatangi dalam wantu dekat.

“Kami sudah mencapai terobosan terkait kesepakatan dagang. Penandatanganan akan dilakukan dalam waktu yang sangat dekat,” ujarnya.

Selain itu, China juga berencana akan menurunkan bea masuk terhadap 850 produk AS pada awal tahun depan. Hal ini menjadi sentimen positif bagi pelaku pasar.

Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, ketegangan antara AS dan China kini semakin berkurang. Berkurangnya ketegangan terjadi seiring dengan adanya pengurangan tarif pada produk impor di kedua negara tersebut. (sh/cnbcindonesia/kompas)

 

 

DISKUSI: