Rupiah Ditutup Menguat ke Posisi Rp 14.143 per Dolar AS

0
141

Sumber: beritasatu.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan Kamis (17/10) menguat ke posisi Rp 14.143 per dolar AS. Rupiah menguat sebesar 0,15 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Pada pembukaan perdagangan, rupiah melemah 0,04 persen ke posisi Rp 14.170 per dolar AS.  Kemudian, rupiah menguat pada pukul 10:00 WIB sebesar 0,03 persen ke posisi Rp 14.160 per dolar AS. Rupiah bertahan di posisi tersebut sampai pukul 13:00 WIB.

Baca: Rupiah Melemah ke Posisi Rp 14.172 per Dolar AS

Akan tetapi, rupiah sempat melemah lagi pada pukul 14:00 WIB sebesar 0,01 persen ke posisi Rp 14.165 per dolar AS. Akhirnya rupiah berhasil menguat pada penutupan perdagangan ke posisi Rp 14.143 per dolar AS.

Pada perdagangan sore hari, mayoritas mata uang utama Asia mengalami penguatan terhadap dolar AS. Peso Filipina menguat 0,41 persen, dolar Singapura 0,26 persen, rupee India 0,26 persen, ringgit Malaysia 0,24 persen, dan baht Thailand 0,17 persen.

Menurut Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi, penguatan rupiah dipicu oleh ekonomi AS yang mengalami penurunan. Data penjualan ritel di AS menurun 0,3 persen pada September 2019.

Selain itu, penguatan rupiah dipengaruhi oleh sentiment perang dagang antara AS dan China. Tidak adanya rincian hasil negosiasi antara kedua negara tersebut mengurangi harapan pelaku pasar terhadap perekonomian AS.

“Sekarang ada keraguan tentang klaim Presiden AS Donald Trump atas janji China untuk membeli lebih banyak produk pertanian Amerika, karena rincian kerangka waktu dan jumlah pembelian yang dijanjikan tetap tidak diungkapkan,” kata dia. (sh/cnnindonesia/cnbcindonesia)

DISKUSI: