Sumber: Presstv

Tel Aviv,LiputanIslam.com—Ribuan demonstran Israel berkumpul di Tel Aviv pada Minggu (1/12) untuk menuntut Perdana Menteri Benjamin Netanyahu atas tuduhan korupsi yang dilakukannya.

Chanel 12 TV Israel menaksir jumlah demonstran yang berkumpul di Lapangan Habima, Tel Aviv, mencapai 6.000 orang.

Salah seorang demonstran berteriak dan menyebut Netanyahu sebagai perdana menteri paling pengecut yang pernah memimpin Israel. Ia mengatakan, Netanyahu seharusnya mundur dari kursi jabatannya dan segera menyelesaikan kasusnya di pengadilan.

“Israel sudah muak dengan korupsi,” ucap demonstran lainnya.

Pada Sabtu kemarin, aksi demonstrasi serupa juga terjadi di Tel Aviv. Ratusan orang berkumpul dan memperingatkan Netanyahu untuk segera mundur.

Mereka (demonstran) membawa tulisan-tulisan yang berisi: “Netanyahu, sudahlah,” “Netanyahu, Anda harus berhenti,” dan “Tersangka korupsi harus pulang.”

“Situasi ini sangat tidak masuk akal. Ada seorang pria yang tersandung tiga kasus kejahatan, tapi masih tetap yakin dirinya akan menjadi perdana menteri. Ini sungguh gila,” teriak seorang demonstran.

Baca: Partai Likud Ingin Bentuk Kabinet Minus Netanyahu

Rival politik Netanyahu memanfaatkan tuduhan korupsi, suap, dan pelanggaran yang dilakukan oleh Netanyahu sebagai alat untuk menjatuhkan elektabilitas perdana menteri Israel tersebut.

Sementara itu, Netanyahu tampak mengabaikan tuntutan para demonstran dan bersumpah akan tetap mempertahankan jabatan perdana menteri Israel.

Benny Gantz, pimpinan aliansi Putih dan Biru meminta Netanyahu untuk segera mundur. Meski begitu, dirinya tetap menawarkan koalisi dengan partai Likud pimpinan Netanyahu.

“Saya meminta dibentuknya koalisi di bawah kepemimpinan saya,” ucap Gantz, dalam sebuah konferensi pers di Tel Aviv.

Gantz berjanji akan mengembalikan jabatan perdana menteri jika Netanyahu telah selesai dengan urusan hukum yang kini menjeratnya. (fd/Presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*