Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Ratusan Ribu Yahudi Ultra Ortodoks Protes Kebijakan Israel

Published 03/03/2014 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE
YUO
Sumber foto: RT

Yerusalem, LiputanIslam.com — Ribuan orang penganut Yahudi ultra- Ortodoks  telah melumpuhkan sebagian besar jalan-jalan Yerusalem, akibat turunnya pria, wanita dan anak-anak untuk memprotes tagihan dinas militer meningkat  untuk membiayai militer Israel.

Media setempat menyebut protes tersebut sebagai  a million man march, dimana jumlah peserta dari long march tersebut berkisar antara 250.000 – 400.000 orang. Sedangkan informasi lainnya menyebutkan jumlahnya mencapai hampir 500.000 orang.

Polisi tidak bisa memberikan jumlah pasti , namun juru bicara Micky Rosenfeld mengatakan bahwa tidak diragukan lagi ratusan ribu pria, wanita dan anak-anak yang hadir dalam long march tersebut.

Mengenakan topi hitam dan jaket hitam panjang, anggota komunitas Haredi (pria ultra- Ortodoks di Israel ) menunjukkan slogan-slogan dalam bahasa Ibrani dan Inggris, yang menuduh pemerintah Israel tengah berusaha menekan agama.

Beberapa spanduk bertuliskan: ‘layanan militer tidak bisa dipaksakan kepada kami’ dan  ‘orang-orang Yahudi tidak dapat bertahan tanpa Taurat’.

Banyak mengenakan kain berkabung sebagai simbol kesedihan karena RUU yang mungkin akan mewajibkan ultra- Ortodoks Yahudi untuk bergabung dengan militer setelah puluhan tahun lamanya diberikan hak untuk tidak melayani negara di bidang militer.

Long march ini diselenggarakan oleh pihak kepemimpinan agama dan politik masyarakat Haredi yang berjumlah sekitar 10 persen dari 8 juta orang Israel. Pemimpin ultra- Ortodoks sangat menentang perekrutan wajib tentara dengan alasan bahwa hal itu akan menggugurkan/ mematikan kegiatan yeshiva students, yaitu  mereka yang melakukan sebuah tradisi utama- sebuah studi sehari penuh yang mempelajari Kitab Suci, dan Haredi ini dipandang sebagai dasar kehidupan Yahudi.(LiputanIslam.com/RT/AF)

Yuo 2
Sumber foto: RT

yuo 3
Sumber foto: RT

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account