PWNU Jatim: Pesantren Benteng Penangkal Radikalisme

0
397

Sumber: presidenri.go.id

Surabaya, LiputanIslam.com— Peneliti Aswaja NU Center Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, Ustadz Fathul Qodir mengatakan pondok pesantren merupakan banteng yang menangkal berkembangnya radikalisme di Indonesia. Pondok pesantren, khususnya pesantren Nahdlatul Ulama (NU) juga membentuk pribadi-pribadi yang setia pada bangsa.

“Nah solusi itu ada di pesantren, khususnya pesantren-pesantren Nahdlatul Ulama. Insyaallah pesantren NU tidak akan melahirkan mutakhorijin (lulusan, red) yang radikalis maupun teroris, dan pastinya juga tidak akan berkhianat terhadap bangsa ini,” katanya di Surabaya,  Jawa Timur, seperti dilansir NU Online, pada Kamis (27/6).

Menurutnya, saat ini ada kelompok tertentu yang mengklaim bahwa ajarannya paling sesuai dengan Al-Qur’an dan Sunnah.  Mereka menganggap diri yang paling benar dan menyalahkan kelompok yang tidak sepaham.

Baca: Menag Dorong Pesantren Beradaptasi Dengan Dunia Digital

Bahkan ada juga pihak yang ingin mengganti Pancasila dengan sistem khilafah.  “Ada (juga, red) Hizbut Tahrir yang keukeuh memperjuangkan berdirinya khilafah, sehingga sistem negara selain khilafah dianggap kufur dan taghut (setan). Meski sudah dibubarkan namun gerakannya saat ini semakin masif,” ucapnya.

Solusi yang tepat agar tidak radikal, lanjut dia, adalah dengan belajar di pesantren pada orang yang benar-benar paham agama. Terus mengkaji dan memahami ajaran Islam secara mendalam dengan guru ataupun mentor yang memiliki kredibilitas dan kapabilitas yang teruji di pesantren. (aw/NU).

DISKUSI: