Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Putin Masih Simpan ‘Senjata Rahasia’ untuk Tundukkan Barat

Published 05/10/2022 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Moskow,LiputanIslam.com-Bergabungnya 4 kawasan Luhansk, Donetsk, Kherson, dan Zaporizhzhia telah disetujui dengan suara bulat oleh Dewan Federasi Rusia pada Selasa (4/10). Pemungutan suara serupa juga telah dilakukan Majelis Duma pada hari Senin sebelumnya.

Setelah Dewan Federasi Rusia menyepakati bergabungnya 4 kawasan tersebut, dokumen-dokumen keputusan ini akan dikembalikan ke Kremlin untuk mendapatkan penandatanganan final oleh Vladimir Putin.

Empat kawasan ini bergabung dengan Rusia menyusul rederendum yang diadakan pihak otoritas kawasan-kawasan tersebut beberapa waktu lalu. Para partisipan dalam referendum memberikan suara untuk memisahkan diri dari Ukraina.

Beberapa jam setelah Dewan Federasi Rusia mengumumkan bergabungnya 4 kawasan di atas, Ukraina menyatakan bahwa Presiden Vladimir Zelensky juga telah mengesahkan keputusan Dewan Keamanan Nasional soal kemustahilan berunding dengan Putin.

Tercatat 4 kawasan ini membentuk sekira 20 persen dari luas wilayah Ukraina. Populasinya adalah 21 persen dari total populasi Ukraina. Mayoritas industri Ukraina yang dibangun di masa Uni Soviet juga berada di 4 kawasan tersebut.

Bergabungnya 4 kawasan ini dengan Moskow terjadi di saat Putin disebut-sebut masih punya kartu truf yang belum dimainkannya untuk menghadapi AS dan Eropa. Kartu truf itu adalah penghentian ekspor uranium Rusia yang sudah diperkaya. Jika dihentikan, sejumlah besar pembangkit listrik tenaga nuklir di Barat akan lumpuh.

Rusia merupakan eksportir terbesar uranium yang diperkaya di dunia. Uranium ini digunakan dalam aktivitas stasiun-stasiun pembangkit listrik tenaga nuklir.

Berdasarkan laporan sejumlah NGO seperti Organisasi Sahabat Bumi dari Jerman (BUND), pada 2020 negara-negara anggota Uni Eropa memasok 20,10 persen kebutuhan uraniumnya dari Rusia, sementara 19,10 persen lainnya dipasok dari Kazakhstan, yang nota bene adalah sekutu Rusia.

Bloomberg melaporkan bahwa pada 2020, Rusia memasok 16, 05 persen dari uranium impor untuk AS, dan 23 persen dari uranium yang diperkaya itu digunakan untuk aktivitas pembangkit listrik tenaga nuklir komersil AS.

Media-media Turki memberitakan bahwa para ilmuwan AS merasa khawatir jika Rusia sampai menghentikan ekspor uranium, aktivitas pembangkit listrik tenaga nuklir di AS akan dilanda masalah. Jika itu terjadi, AS akan menghadapi krisis besar listrik.

Menurut Reuters, industri energi nuklir AS akan runtuh dalam rentang waktu sekitar satu setengah tahun jika tidak mendapat sokongan dari Negeri Beruang Merah.

Para ilmuwan mengatakan, banyak stasiun pembangkit listrik di AS dan Uni Eropa dibangun oleh Rusia. Dengan demikian, Rusia pula yang menyediakan segala perangkat yang dibutuhkan. Jika perang Rusia vs Barat masih berlanjut, banyak stasiun pembangkit listrik tenaga nuklir yang harus menghentikan seluruh atau sebagian aktivitas mereka. (af/alalam)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account