Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Puluhan Muslim India Melarikan Diri karena Dipaksa Pindah Agama

Published 12/12/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

ritual hinduNew Delhi, LiputanIslam.com — Sekitar 12 keluarga muslim India di kota Agra dikabarkan telah melarikan diri dari tempat tinggalnya karena khawatir menjadi korban pemaksaan pindah keyakinan menjadi Hindu. Hal ini menyusul adanya laporan tentang 57 keluarga Muslim yang telah dipaksa berpindah agama.

Sebagaimana dilaporkan BBC News, Jumat (12/12), kelompok-kelompok Muslim India menuduh kelompok nasionalis Hindu yang memiliki kedekatan dengan partai penguasa BJP telah melakukan tindakan pemaksaan pindah keyakinan terhadap kaum Muslim dan menuntut pemerintah untuk menindak mereka. Sementera kelompok Hindu membantah tuduhan itu dan menyebut bahwa perpindahan keyakinan itu karena alasan “sukarela”.

Kelompok-kelompok oposisi yang dipimpin Partai Congress menuduh kelompok-kelompok garis keras Hindu telah menghancurkan dasar negara India yang toleran dan sekuler.

Masalah ini tengah menjadi perdebatan di parlemen dengan kelompok-kelompok oposisi menuntut penjelasan dari Perdana Menteri Narendra Modi.

Para kritikus menilai di bawah payung kekuasaan BJP pimpinan Modi, kelompok-kelompok garis keras Hindu kini melakukan “unjuk kekuatan”, setelah selama ini India dikausai oleh kelompok-kelompok sekuler seperti Partai Congress.

BBC Melaporkan, baru-baru ini terjadi kerusuhan ketika menteri wanita Niranjan Jyoti melecehkan kaum no-HIndu sebagai “para pendukung bajingan” . Modi menyatakan menentang pernyataan tersebut, namun ia menolak memecat Jyoti.

Selama ini kelompok-kelompok Hindu seringkali menuduh misionaris-misionaris Kristen dan da’i-dai Musim telah membujuk orang-orang Hindu dari kasta paling rendah, untuk pindah keyakinan dan iming-iming kehidupan yang lebih baik.

Dalam beberapa tahun terakhir, kelompok-kelompok Hindu militan menggelar ritual “kembali ke jalan yang benar” atau “ghar vapasi”, bagi mereka yang telah pindah keyakinan ke agama lain.

Dalam kasus di Agra, kelompok-kelompok Hindu lokal dituduh telah mengelabuhi dan membujuk 57 keluarga Muslim untuk berpindah keyakinan.

Seorang warga Vednagar di pinggiran Agra mengatakan kepada BBC Hindi bahwa sebanyak 250 orang telah mengikuti sebuah upacara agama Hindu pada hari Senin. Mereka telah dibujuk dengan sejumlah barang kebutuhan dan tidak diberitahu mengenai kegiatan sebenarnya.

“Dalam acara itu tiba-tiba saja kami harus melakukan apa yang dilakukan pendeta Hindu. Seorang Muslim bahkan diharuskan mengangkat sebuah patung,” katanya.

“Setelah acara itu, aktifis setempat kemudian mengumumkan bahwa kami telah menjadi panganut Hindu,” tambahnya.

Polisi dikabarkan tengah melakukan penyelidikan atas kasus ini setelah mendapat laporan dari kelompok-kelompok Muslim setempat.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account