Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Program Pembasmian Tikus Sawah Cina Ditolak

Published 05/01/2015 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

tijus sawahBeijing, LiputanIslam.com — Pemerintah Cina telah 5 dekade melakukan program pembasmian tikus sawah yang dipercaya telah menginspirasi munculnya tokoh animasi asal Jepang, Pokemon. Namun program itu kini juga mendapatkan penolakan para ilmuan yang menganggap tikus sawah atau tikus tanah sebagai mahluk yang tidak merugikan.

Seperti dilaporkan Russia Today, Senin (5/1), para peneliti dari Arizona State University mengecam program pembasmian tikus sawah sebagai “merusak kesuburan tanah”. Sebaliknya, tanah yang dihuni oleh tikus-tikus sawah bisa menghindarkan banjir.

Pemerintah Cina telah memulai program pembasmian tikus sawah pada tahun 1958. Binatang ini dianggap sebagai hama yang tidak saja merusak tanaman juga merusak tanah di bawahnya.

Dalam penelitiannya, tim Arizona State University yang dipimpin Maxwell Wilson dan Andrew Smith mengunjungi area-area dimana tikus tanah berhabitat dan area-area dimana tikus sawah telah dibasmi. Mereka menemukan bahwa di area yang dihuni oleh tikus sawah terjadi penyerapan air yang tinggi sehingga bisa menghambat terjadinya banjir.

Atas dasar temuan itu, para ilmuan itu mengklaim bahwa tikus tanah adalah “insinyur ekosistem” dan bukannya hama. Selain itu studi juga menemukan dampak negatif penggunaan racun dalam pembasmian tikus.

Para peneliti juga menemukan data bahwa di area-area yang banyak dihuni oleh tikus tanah, tingkat serangan beruang terhadap manusia relatif kecil dibandingkan di area-area yang tidak terdapat tikus sawah. Lubang-lubang galian para tikus tanah juga dianggap bisa menjadi tempat tinggal burung-burung dan kadal yang populasinya menurun di daerah yang tidak dihuni tikus tanah.

“Kami mendesak agar kebijakan pembasmian tikus tanah untuk dipertimbangkan kembali,” tulis penelitian itu.

Atas pertimbangan ilmiah pemerintah Mongolia telah menghentikan program pembasmian tikus tanah. Namun pemerintah Cina tetap meneruskannya. Pada tahun ini saja telah direncanakan untuk melakukan pembersihan di area seluas 31.000 kilimeter persegi.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account