Pria Imigran Meninggal di Tahanan Perbatasan AS

0
100

Washington, LiputanIslam.com—Seorang pria imigran meninggal dunia di pusat tahanan di perbatasan AS-Meksiko. Demikian laporan dari Customs and Border Protection (CBP) Amerika Serikat pada Sabtu (29/6) kemarin.

Pria asal El Salvador berumur 43 tahun itu memasuki wilayah AS bersama anak perempuannya. Ia telah dibawa ke rumah sakit setelah “jatuh dalam kesulitan medis”, tetapi jiwanya tak tertolong. Sebab kematiannya tidak diketahui.

Pria itu telah ditahan di pusat pengecekan Rio Grande Valley, McAllen, Texas, selama seminggu.

Anak perempuannya masih berada di dalam tahanan Patroli Perbatasan, meskipun telah ada permintaan agar ia dipindahkan ke tempat penampungan anak imigran.

Sejak Desember tahun lalu, telah ada dua orang dewasa dan lima anak imigran yang meninggal di dalam tahanan perbatasan yang didirikan AS.

Pekan lalu, lebih dari 300 anak imigran ditemukan berada di dalam penampungan yang penuh sesak, di mana mereka harus tinggal selama berminggu-minggu dalam kondisi kotor dan tanpa makanan dan air yang memadai.

Penemuan ini menyebabkan komisaris CBP, John Sanders, mengundurkan diri. (ra/presstv)

 

DISKUSI: