Presiden Tegaskan Kerusuhan Wamena Bukan Konflik Etnis

0
143

Sumber: setkab.go.id

Jakarta, LiputanIslam.com– Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan ungkapan dukacita yang mendalam atas meninggalnya puluhan korban kerusuhan di Wamena Kabupaten Jayawijaya Papua. Presiden juga mengingatkan jangan ada pihak manapun yang mencoba menggeser-geser atau menghembuskan isu konflik etnis. Sebab, kerusuhan itu bukan konflik etnis.

“33 orang telah meninggal di sana. Bukan (konflik etnis). Ini adalah kelompok kriminal bersenjata yang dari atas dari gunung turun ke bawah dan melakukan pembakaran-pembakaran rumah warga,” ucapnya di Bogor, Jawa Barat, pada Senin (30/9).

Menurutnya, aparat keamanan telah bekerja keras untuk melindungi semua warga. Begitu juga dengan kepala suku Lembah Baliem di Wamena telah mengimbau untuk seluruh warga tidak mengungsi ke luar Wamena. “Ini saya kira sebuah himbauan baik,” ucapnya.

Presiden juga mengaku telah memerintahkan langsung Menko Polhukam dan TNI/Polri untuk mengejar dan menangkap perusuh kelompok bersenjata yang melakukan pembunuhan dan pembakaran. “Ini saya sudah perintahkan Menko Polhukam dan TNI/Polri untuk mengejar perusuh-perusuh yang belum tertangkap,” tegasnya.

Baca: Ratusan Siswa Tulungagung Lakukan Penghijauan di Gunung Wilis

Sementara Kepala Biro Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan bahwa pihaknya telah menangkap lima pelaku kerusuhan di Wamena. “Dari hasil pemeriksaan 5 tersangka yang sudah ditetapkan oleh Polres Wamena, pelakunya sebagian besar bukan pelaku dari Wamena sendiri, tapi juga berbaur dengan pelaku dari luar Wamena,” terangnya. (aw/setkab/detik).

DISKUSI: