Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Prabowo-Jokowi Sudah Bertemu, Megawati dan SBY Kapan?

Published 18/10/2014 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

Mega-SBYJakarta, LiputanIslam.com — Pertemuan presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto kemarin, yang berhasil mencairkan suasana pasca pilpres, melahirkan sebuah pertanyaan. Kapan Megawati akan bertemu dengan Susilo Bambang Yudhoyono, yang hubungannya membeku selama 10 tahun?

Pengamat politik Arya Fernandes mengatakan bahwa SBY dalam 10 tahun terakhir telah memberikan ruang terbuka untuk bertemu dengan Megawati, tetapi sikap Megawati yang belum menunjukkan sikap menerima menjadi penghalang keduanya untuk “berdamai”. (baca: Ini Alasan Mega Tidak Mau Bertemu SBY)

“Seharusnya pertemuan Prabowo dan Jokowi bisa menjadi teladan politik dan introspeksi untuk publik, termasuk dengan SBY dan Megawati yang sudah 10 tahun lebih belum menunjukkan sikap untuk berdamai. SBY dalam 10 tahun terakhir sudah menunjukkan sikap terbuka agar bisa bertemu dengan Megawati, seperti contoh beberapa waktu lalu, ia mengutus Hatta Rajasa sebagai mediator pertemuan dengan Mega, namun sampai sekarang pertemuan tersebut tidak terjadi,” ujar Arya, seperti dilansir Merdeka, (18/10/2014).

Menurut Arya, penghalang pertemuan antara SBY dan Mega adalah faktor psikologis Mega yang tidak terima SBY mencalonkan diri menjadi presiden pada pilpres 2004, yang berakhir dengan kemenangan SBY. Kalaupun bertemu, ia menilai tidak akan mempengaruhi peta koalisi.

“Walaupun nanti bertemu, pertemuan tersebut tidak akan berpengaruh terhadap dukung mendukung antara PDIP dan Demokrat, selain waktu pelantikan yang sudah dekat, susunan kabinet pasti sudah masuk dan tidak mungkin dapat berubah dengan cepat. Demokrat juga sudah memiliki deal dengan Koalisi Merah Putih dalam pemilihan pimpinan parlemen. Sulit apabila keduanya berdamai akan menjurus untuk koalisi dan membagi jatah menteri,” ujar Arya.

Arya menyarankan untuk mempertemukan keduanya harus memiliki sosok mediator yang berpengalaman, berpengaruh, dan dihormati oleh kedua belah pihak. “Pertemuan keduanya juga harus dilangsungkan di tempat yang netral,” terang Arya. (ba)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account