Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Politisi Senior Perancis Jean-Marie Le Pen Dipermalukan Putrinya Sendiri

Published 06/05/2015 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

jen marie le penParis, LiputanIslam.com — Politisi ultra-nasionalis senior Perancis dan pendiri Partai Front Nasional, Jean-Marie Le Pen, mengaku malu dengan putrinya sendiri, Marine, yang kini memimpin Front Nasional dan masih menyandang namanya.

Di tengah-tengah perseteruan keduanya yang menjadi perhatian publik Perancis, Le Pen menyatakan harapannya bahwa Marine segera menikah dan menanggalkan nama keluarganya. Ia juga mengatakan tidak akan mendukung putrinya dalam pemilihan presiden tahun 2017.

Pernyataan Le Pen itu diungkapkan setelah Marine mencabut keanggotaan Le Pen (86 tahun) dari Front Nasional, setelah Le Pen berulangkali meremehkan ‘holocaust’, atau penindasan terhadap orang-orang yahudi dalam Perang Dunia II, sebagai ‘remah-remah sejarah’.

Marine Le Pen (46 tahun) tampak berusaha menjauhkan Front Nasional dari anggapan lama sebagai partai yang rasis dan anti-yahudi. BBC News dalam laporannya hari Selasa (5/5) menyebut langkah Marine itu sebagai ‘memotong sejarah’.

Berbicara kepada radio Europe 1, Le Pen mengatakan: “Saya berharap bahwa pemimpin Front Nasional akan segera menikah agar namanya berubah. Karena saya malu ia masih menggunakan nama saya.”

Le Pen juga mengatakan dirinya tidak akan mendukung putrinya sebagai kandidat presiden Perancis dalam pemilu tahun 2017

“Saat ini saya tidak mendukung,” katanya tentang pencalonan Marine.

Bulan lalu Marine menuduh ayahnya telah melakukan bunuh diri politik dengan sikapnya yang terus mengejek ‘holocaust’, sementara Le Pen menuduh putrinya itu menginginkan dirinya mati dan tidak menghargai jasa-jasanya.

“Marine Le Pen mungkin menginginkan saya mati, itu sangat mungkin, namun yang pasti ia tidak menghargai kerjasama saya,” kata Le Pen tanggal 9 April lalu.

Le Pen telah dicabut keanggotaannya dari Front Nasional, namun ia tidak dipecat. Ia menyebut tindakan tersebut sebagai ‘kejahatan besar’.

Kongress luar biasa partai diharapkan akan digelar dalam tiga bulan untuk membahas masalah ini. Sementara saat ini Le Pen masih menjadi Presiden Kehormatan Front Nasional yang dipegang sejak mundur sebagai presiden partai itu tahun 2011. Selain itu Le Pen masih menjadi anggota Parlemen Eropa dan kanselir (kepala pemerintahan daerah) di Perancis Selatan.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account