Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Polisi Thailand Bongkar Jaringan Anti-Kerajaan

Published 12/02/2015 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

keluarga kerajaan thailandBangkok, LiputanIslam.com — Polisi Thailand, hari Selasa (10/2), mengumumkan telah membongkar jaringan anti-monarki yang menyebarkan rekaman audio yang mendiskreditkan keluarga kerajaan. Polisi telah menangkap pemimpin jaringan tersebut.

Hasadin Uraipraiwan, yang diduga sebagai pemimpin kelompok yang menamakan dirinya Jaringan Banpodj, telah menjadi buron selama hampir dua minggu. Polisi menawarkan 200.000 baht, atau setara Rp 70 juta lebih sebagai hadiah untuk penangkapannya. Demikian seperti dilaporkan kantor berita Antara.

Seorang pejabat senior kepolisian Thailand mengatakan Hasadin telah dilacak dan ditangkap di sebuah hotel di Bangkok pada Senin malam (9/2), dan didakwa dengan undang-undang “lese majeste” (kejahatan kenegaraan) yang bersifat ketat dan kontroversial di negara itu.

“Hasadin adalah dalang dari geng ini, tetapi kami tidak menemukan hubungan (Jaringan Banpodj) dengan kelompok-kelompok lain,” kata juru bicara kepolisian nasional Letnan Jenderal Prawut Thavornsiri, seperti dikutip AFP. Dia juga menyebutkan bahwa Hasadin telah ditahan sebagai tahanan militer.

Laporan media lokal mengatakan Hasadin telah berafiliasi dengan gerakan kelompok “Kaos Merah” yang setia kepada mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra dan adiknya Yingluck, yang dilengserkan dari kantor perdana menteri sesaat sebelum kudeta militer Mei tahun lalu. Kerajaan Thailand memang diketahui tidak bersimpati kepada keluarga Thaksin dan sebaliknya mendukung aksi kudeta terhadap mereka.

Pekan lalu, polisi menuntut seorang anggota Kaos Merah dengan tuduhan kejahatan kenegaraan (lese majeste) karena diduga telah menyebarkan dokumen palsu tentang kesehatan raja secara luas. Gerakan kelompok Kaos Merah itu juga telah dicurigai sebagai dalang dibalik serangan bom pipa kecil di luar pusat perbelanjaan Bangkok awal bulan ini.

Menanggapi hal itu, pemimpin Kaos Merah Jatuporn Prompan menuduh kelompok junta berusaha memprovokasi gerakan menjadi sebuah “pertarungan” dengan melemparkan kesalahan pada kelompok Kaos Merah.

Pihak berwenang Thailand mengatakan Jaringan Bandpodj telah mendistribusikan rekaman audio dalam bentuk CD yang isinya menghina kalangan monarki Thailand. Enam orang yang diduga anggota jaringan itu ditangkap pada akhir bulan lalu, tetapi Hasadin menjadi buronan polisi hingga Senin malam.

Halaman akun Facebook Jaringan Bandpodj, yang memiliki lebih dari 100.000 pengikut, menggambarkan kelompok itu sebagai tempat di mana “topeng dirobek dari muka masyarakat kelas atas dan kalangan elit Thailand”.

Media Thailand dan media internasional harus melakukan sensor yang ketat ketika meliput atau melaporkan tentang monarki Thailand, termasuk tentang perdebatan aturan “lese majeste”.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account