Polda Jatim Tahan Tersangka Rasisme Mahasiswa Papua di Surabaya

0
141

Surabaya, LiputanIslam.com-Polda Jawa Timur menahan tersangka rasisme di Asrama Mahasiswa Papua (AMP) Surabaya, Tri Susanti selama satu kali 24 jam.

Penahanan terhitung sejak pukul 00.00 WIB Selasa (3/9) dini hari. Sebelumnya tersangka diperiksa selama 12 jam dan dicecar 37 pertanyaan oleh penyidik di Mapolda Surabaya.

Polisi telah menetapkan Susi sebagai tersangka dan dijerat Pasal 45A ayat 2 juncto Pasal 28 ayat 2 UU 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan/atau Pasal 4 UU 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Rasis dan Etnis dan/atau Pasal 160 KUHP dan/atau Pasal 14 ayat 1 dan/atau ayat 2 dan/atau Pasal 15 KUHP.

Oleh sebab itu, Forum Komunikasi Putra-putri Purnawirawan dan Putra-putri TNI-Polri (FKPPI) mencopot keanggotaan Tri Susanti karena menyalahgunakan wewenang saat beraksi di Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasan Surabaya, pada 17 Agustus lalu.

Baca juga: Terkait Papua, Polisi Temukan 20.000 Hoaks Selama 5 Hari

“Karena keanggotaannya kami copot, otomatis jabatan Tri Susanti sebagai Wakil Ketua Pengurus Cabang 1330 FKPPI Surabaya juga harus ditinggalkan,” ujar Ketua Pengurus Daerah XII FKPPI Jawa Timur Gatot Sudjito dalam jumpa pers di Surabaya, Kamis malam (22/8).

Menurutnya, Tri bertindak tanpa melalui garis komando organisasi FKPPI. (Ay/Antara)

DISKUSI: