Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

PM Thailand Minta Maaf Setelah Berkomentar “Miring” soal Turis Korban Pembunuhan

Published 18/09/2014 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

jendral prayuthBangkok, LiputanIslam.com — Perdana Menteri pemerintahan militer Thailand, Jendral Prayuth Chan-ocha meminta ma’af setelah berkomentar “miring” tentang turis Inggris yang tewas dibunuh di Pulau Koh Tao baru-baru ini.

“Bisakah mereka aman dengan berbikini, kecuali mereka tidak cantik?”

Demikian komentar Prayuth hari Rabu (17/9) tentang turis Inggris yang tewas yang mengundang reaksi keras para pejabat Inggris yang menuntut klarifikasi. Komentar itu disampaikan Prayuth di hadapan para pejabat Thailand.

“Mereka (turis-turis) berfikir bahwa negara ini sangat indah dan aman sehingga merasa bisa berbikini dan berjalan kemana-mana,” tambahnya.

Merasa perkataannya membuat marah rakyat Inggris dan mengancam hubungan kedua negara, Prayuth pun segera meminta ma’af.

“Saya minta ma’af bahwa perkataan saya itu melukai orang-orang,” kata Prayuth dalam konperensi pers, Kamis (18/9), sebagaimana dilaporkan BBC News.

Jendral Prayuth adalah pemimpin kudeta militer yang terjadi bulan Mei lalu menyusul krisis politik berkepanjangan antara PM Yingluck Shinawatra dengan kelompok oposan. Bulan lalu Raja Bhumipol mengangkatnya sebagai perdana menteri.

Sementara itu polisi mengakui perburuan terhadap pelaku pembunuhan 2 turis Inggris tersebut masih membutuhkan usaha keras setelah penyelidikan DNA menunjukkan bahwa beberapa terduga yang telah ditahan ternyata bukan pelakunya.

Jenasah Hannah Witheridge (23 tahun) dan David Miller (24 tahun) ditemukan di pantai Pulau Koh Tao, Senin pagi (15/9) dalam kondisi luka parah dengan tubuh setengah telanjang. Sebuah cangkul yang diduga digunakan sebagai alat untuk membunuh keduanya, ditemukan tidak jauh dari jenasah keduanya.

Polisi telah menahan beberapa pekerja Burma yang berada di pulau tersebut, setelah bukti CCTV memperlihatkan seorang lelaki berwajah Asia sebagai orang yang diduga kuat sebagai pelaku pembunuhan. Demikian juga 2 warga Inggris yang diketahui sebagai orang terakhir yang bersama korban, tidak terbukti sebagai pelaku pembunuhan.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account