Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

PM Australia Umumkan Kebijakan Keamanan Terbaru

Published 23/02/2015 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

abbottSydney, LiputanIslam.com — PM Australia Tony Abbott hari Senin mengumumkan kebijakan baru terkait keamanan nasional, di antara adalah memungkinkan penolakan pembayaran tunjangan kesejahteraan sosial bagi warga yang dianggap sebagai ancaman.

Kebijakan baru itu juga meliputi perampasan paspor mereka yang memiliki dua kewarganegaraan, serta pembatasan perjalanan ke luar negeri.

Abbott, yang menghadapi tekanan politik atas tindakan dramatisnya setelah berhasil mengatasi tantangan kepemimpinanya bulan ini, mengungkapkan kebijakan-kebijakan itu menyusul penyanderaan di satu kafe di Sydney yang menewaskan tiga orang pada bulan Desember lalu.

Ia mengatakan beberapa kebebasan pribadi akan dibatasi untuk melawan peningkatan ancaman dari kelompok radikal seperti ISIS.

“Sudah terlalu lama kita memberi keuntungan untuk mereka yang menjadi ancaman bagi negara kita,” kata Abbott seperti dilaporkan kantor berita Reuters dan dikutip Antara, Senin (23/2).

“Kita tidak akan pernah mengorbankan kebebasan demi membela mereka, namun kita juga tidak akan membiarkan musuh-musuh kita mengeksploitasi kebaikan kita,” tambahnya.

Ia mengungkapkan hal itu sehari setelah merilis laporan mengenai insiden penyanderaan tersebut, dimana dua sandera dan pelaku yang mengaitkan dirinya dengan kelompok ISIS turut tewas.

Abbott mengatakan peraturan baru itu akan memperbaiki kegagalan di bidang imigrasi, kesejahteraan, bidang-bidang kebijakan dan intelijen dengan menekan para pendukung gerakan radikal, terutama mereka yang menerima tunjangan kesejahteraan.

Hukum itu juga akan menyasar “pengkotbah yang menyebarkan kebencian”, kata Abbott, mengacu pada kelompok radikal Islam tanpa kekerasan Hizbut Tahrir.

Abbot secara eksplisit mengaitkan tunjangan kesejahteraan dengan terorisme, menuding puluhan warga Australia yang berjuang di Suriah dan Irak mendermakan tunjangan itu.

Ia menambahkan bahwa tunjangan bagi “individu-individu yang dinilai menjadi ancaman bagi keamanan” bisa segera dibatalkan.

“Orang yang datang ke negara ini bebas hidup sesuai pilihan mereka. Asalkan mereka tidak mencuri kebebasan yang sama dari yang lain,” katanya.

Namun seorang pemimpin oposisi menyebut kebijakan itu sebagai upaya pemimpin yang “gagal dan meronta-ronta” untuk mendapatkan kembali popularitasnya dengan menimbulkan ketakutan masyarakat.

“Itu sesuai untuk dia di oposisi, dia pikir itu juga akan berhasil untuknya dalam pemerintahan,” kata pemimpin Partai Greens, Senator Christine Milne.

Meskipun Abbott bulan ini berhasil mengatasi tantangan kepemimpinan internal Partai Liberal, posisinya dalam jajak pendapat turun mencapai titik terendah sejak awal 2014.

Australia, sekutu dekat Amerika Serikat dan aksinya melawan kelompok Negara Islam di Suriah dan Irak, berada dalam kewaspadaan tinggi terhadap serangan kelompok radikal Islam yang berkembang di dalam negeri sejak 2014.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account