Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Petani Minta Harga Acuan Cabai Ditentukan

Published 15/06/2019 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE
Sumber: detik.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Petani mengeluhkan rendahnya harga pembelian cabai di tingkat petani di tengah berlangsunya panen. Harga cabai di tingkat petani sempat anjlok di kisaran Rp 4.000-Rp 5.000 per kilogram (kg).

Saat ini panen cabai masih terjadi di wilayah Kediri, Blitar, Malang, Tuban, Banyuwangi dan Mojokerto. Akan tetapi, harga cabai justru tertekan dan tidak sesuai dengan biaya produksi yang mahal. Untuk itu, petani meminta pemerintah untuk segera menentukan harga acuan pembelian.

Baca: Harga Cabai Jatuh, Petani Minta Bulog Segera Serap Cabai Petani

Ketua Serikat Petani Indonesia Henry Saragih mengatakan, sampai saat ini pemerintah belum mengatur harga acuan pembelian di tingkat petani. Padahal, pergerakan pembelian cabai petani telah dilakukan oleh negara tetangga, seperti Malaysia.

“Di Malaysia itu, pemerintahnya akan beli cabai petani kalau harga sudah di bawah 5 ringgit Malaysia. Maka harusnya pemerintah kita juga tentukan harga acuan, ” ujar Henry, Sabtu (15/6).

Dia menambahkan, jika Bulog berkomitmen melakukan penyerapan cabai petani, penyerapan tersebut harus diatur berdasarkan wilayah.

“Apakah yang diserap itu wilayah sentra produksi, atau wilayah apa? Nah ini yang saya lihat belum diperhitungkan pemerintah,” kata dia.

Ketua Paguyuban Petani Cabai Indonesia Kabupaten Kediri Provinsi Jawa Timur Suyono juga meminta Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk mengatur harga acuan pembelian. Sebab, harga pembelian cabai tidak sesuai dengan biaya produksinya.

Dia mengatakan, dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 63 Tahun 2016 disebutkan, penanggung jawab penyerapan cabai petani adalah Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) yang berada di bawah BUMN. Akan tetapi, dia menyayangkan karena belum ada pergerakan sama sekali.

“Selama ini sudah dibuatkan harga acuan, tetapi BUMN tidak bergerak sama sekali,” unkapnya.

Sebelumnya, jatuhnya harga cabai petani sudah diperkirakan. Berdasarkan data Kementerian Pertanian jumlah produksi cabai pada bulan ini akan mencapai 200 ribu ton. Angka itu berasal dari cabai rawit sebanyak 101.759 ton, dan cabai merah besar 115.357 ton.

Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian Suwandi menyampaikan, produksi cabai sudah surplus, akan tetapi harganya di tingkat petani rendah.

“Iya sudah surplus dan harga di petani rendah,” ujarnya.

Menurutnya, untuk menstabilkan harga, kerja sama antar koperasi untuk saling membeli kelebihan produksi cabai perlu dilakukan.

“Solusi permanennya ya petani bersatu membentuk koperasi melayani hulu-hilir ke anggotanya, input, akses modal, kemitraan dengan industri,” jelasnya. (sh/republika/detik)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account