Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Petani Membangun Sekolah Gratis di Bengkulu

Published 21/04/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE
Siswa MTs Syuhada di Kabupaten Mukomuko (foto:Kompas)
Siswa MTs Syuhada di Kabupaten Mukomuko (foto:Kompas)

Mukomuko, Bengkulu–LiputanIslam.com–Pendidikan adalah hak asasi semua anak bangsa ini. Namun apa daya, banyak anak yang tak terpenuhi haknya karena kemiskinan. Seorang petani warga Desa Aur Cina, Kecamatan Selagen Raya, Kabupaten Mukumuko, Bengkulu bernama Sabur (45 tahun) tidak tinggal diam menghadapi kesulitan yang dihadapi anak-anak di desanya. Dia membangun sekolah gratis setingkat SMP, yaitu Madrasah Tsanawiyah (MTs) Syuhada.

Bentuk bangunannya pun sederhana dan semuanya berbahan kayu. Dindingnya terbuat dari papan kayu dan atap dari seng bekas. Jendelanya pun terbuat dari kayu tanpa kaca. Sementara lantainya tidak menggunakan keramik, melainkan plester semen.

“Sekolah ini awalnya modal dari saya dan istri saya. Kami bersepakat menjual kebun sawit, lalu hasil penjualannya saya sisipkan beberapa gram emas untuk istri. Selebihnya uang itu kami sepakat belikan tanah seluas seperempat hektar untuk mendirikan sekolah,” kata Sabur, sebagaimana dikutip Kompas, Senin (21/4/2014).

Selain membeli tanah, uang tersebut ia gunakan pula untuk mengurus perizinan pembuatan sekolah yang ia naungi dalam sebuah yayasan bernama “Bakti Semarak”.

Menurutnya, ide untuk membangun sekolah gratis itu awalnya mendapat cemooh dari masyarakat. Bahkan, beberapa orang menganggap idenya itu tak masuk akal dan gila. Namun setelah melihat usaha Sabur berhasil, masyarakat justru ikut membantunya.

Madrasah yang didirikan pada 30 Maret 2012 silam ini kini memiliki 50 siswa yang dididik oleh 10 orang guru.

“Semua gurunya sarjana dan mereka bekerja ikhlas, bahkan tidak digaji. Kalau pun ada sumbangan dari beberapa donatur, barulah mereka gajian, namun selebihnya guru-guru kami tidak digaji, mereka bekerja secara swadaya dan ikhlas,” katanya.

Mendirikan sekolah mandiri itu, kata dia, merupakan pesan dari kedua orangtuanya agar ia bisa menjadi manusia yang bermanfaat bagi masyarakat dan kemanusiaan.

Tak wajib pakai seragam

Sejauh ini, menurut dia, sekolahnya memiliki dua kelas, yakni kelas satu dan dua. Namun kini, Sabur mengaku pihaknya menghadapi dua tantangan baru dalam mendidik anak-anak dari para petani itu, yakni minimnya buku pegangan untuk siswa dan kesejahteraan guru.

Bahkan, kata dia, sebagian siswa ada yang belum memiliki seragam resmi. Oleh karena itu, pihak sekolah akhirnya tidak mewajibkan siswa mengenakan seragam.

Selama ini, sekolah ini baru dibantu oleh Kementerian Agama Kabupaten Mukomuko untuk dana operasional dan buku. Namun demikian, dana itu belum mencukupinya.

Sabur pun berharap ada donatur ataupun perusahaan-perusahaan besar swasta yang dapat membantu menjadi donatur tetap sekolah mandirinya itu. (dw/kompas.com)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account