Perdagangan Akhir Pekan, Rupiah Menguat ke Posisi Rp 13.975

0
130

Sumber: kompas.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (20/12) menguat ke posisi Rp 13.975 per dolar AS. Rupiah menguat 0,04 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan hari ini, rupiah sempat memasuki zona merah beberapa kali. Pada pagi hari, rupiah sudah melemah 0,03 persen ke posisi Rp 13.985 per dolar AS. Akan tetapi, rupiah berhasil menguat dan menjadi runner up di antara mata uang utama Asia saat penutupan perdagangan.

Baca: Perdagangan Pagi Hari, Rupiah Menguat ke Posisi Rp 13.980 per Dolar AS

Pergerakan rupiah pada pekan ini tidak jauh dari posisi Rp 14.000 per dolar AS. Rupiah diprediksi tidak akan menguat jauh dari posisi tersebut.

Penguatan rupiah masih didorong sentimen positif dari kesepakatan dagang antara AS dan China fase 1. Kekhawatiran pasar terhadap ekonomi dunia masuk resesi berkurang jika AS dan China berdamai.

Panel Ahli Katadata Insight Center Damhuri Nasution memperkirakan, negara emerging market akan mulai tumbul lebih baik karena tanda-tanda perlambatan pertumbuhan di sejumlah negara mulai mereda.

“Namun pertumbuhan ekonomi negara-negara besar pasar utama Indonesia masih relative lemah,” kata Damhuri.

Sementara itu, Bank Indonesia (BI) memprediksi rupiah akan bergerak menguat sejalan derasnya dengan aliran masuk dana asing. Rupiah juga akan didorong oleh berjalannya mekanisme pasar seiring dengan pasokan dan permintaan valas yang seimbang. (sh/cnbcindonesia/katadata/cnnindonesia)

DISKUSI: