Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Perawat Ebola AS Menangkan Gugatan Hukum

Published 01/11/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Kaci-Hickox_13537Washington DC, LiputanIslam.com — Perawat ebola AS yang melakukan gugatan hukum karena dikarantina paksa sepulang dari Afrika Barat, berhasil memenangkan gugatannya setelah hakim pengadilan AS menyatakan ia tidak boleh dikarantika karena tidak menunjukkan tanda-tanda sakit.

Sebagaimana dilaporkan BBC News, Hakim Charles LaVerdiere, Jumat (31/10) menyatakan bahwa perawat Kaci Hickox tidak perlu dikarantina atau dibatasi pergerakannya karena tidak menunjukkan tanda-tanda sakit. Keputusan tersebut dikeluarkan setelah Sekjend PBB Ban Ki-moon mengecam diskriminasi terhadap para pekerja kesehatan yang telah memberikan perawatan pasien virus ebola.

Keputusan pengadilan ini menjadi tamparan keras bagi pemerintah negara bagian Maine yang menerapkan kewajiban karantina paksa selama 21 hari bagi pekerja kesehatan yang kembali ke AS dari negara terjangkit virus ebola.

Menurut hakim Charles, Kaci Hickox harus menjalani pengawasan, namun tidak perlu dipisahkan dari masyarakat.

Menanggapi keputusan itu, Gubernur Paul LePage mengatakan tidak setuju namun akan tetap patuh.

“Sebagai gubernur saya telah melakukan apapun untuk melindungi kesehatan dan keamanan warga Maine,” katanya.

“Saya percaya ini tidak menguntungkan. Namun negara bagian ini akan patuh pada hukum.”

Menanggapi keputusan itu, Hickox mengatakan hal itu sebagai “hari yang baik” seraya menyebutkan perhatian dan doa selalu diberikan kepada rekan-rekan pekerja kesehatan yang tengah berjuang melawan ebola di Afrika Barat.

WHO menyebutkan saat ini lebih dari 13.700 orang telah terinveksi virus ebola dan hampir 5.000 di antaranya tewas karenanya. Di AS sendiri jumlah pasien ebola yang pernah dirawat adalah 9 orang.

Para pejabat dan publik AS kini terbelah tentang perlakuan yang harus diberikan kepada para pekerja kesehatan yang telah terekspos oleh virus ebola, terutama mereka yang baru kembali ke AS setelah bertugas di Afrika Barat.

Selain Kaci, pekerja kesehatan lainnya, Dr Craig Spencer, diketahui telah berkeliling kota New York City sebelum jatuh sakit. Ia kini tinggal dalam ruang isolasi. Setelah kasus ini diumumkan, beberapa negara bagian seperti New York, New Jersey dan beberapa negara bagian lain menerapkan kebijakan karantina paksa kepada mereka yang diketahui telah terekspos dengan virus ebola.

Namun Presiden Barack Obama mengecam langkah tersebut dan disebutnya telah membuat ketakutan para pekerja kesehatan yang akan pergi ke Afrika Barat untuk memerangi ebola.

Hari Kamis (30/10) kelompok Doctors Without Borders mengingatkan bahwa kebijakan karantina paksa memberikan dampak buruk bagi para pekerja kesehatan dan berfikir untuk mengurangi tenaga medis yang dikirimnya ke Afrika Barat.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account