Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Perancis Tunda UU anti-Keluarga

Published 04/02/2014 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

anti gay marriageParis, liputanislam.com — Pemerintah Perancis akhirnya menunda penetapan RUU anti-keluarga setelah mendapat penentangan massal rakyat Perancis. Keputusan tersebut diambil pemerintah sehari setelah puluhan ribu massa di kota Paris dan Lyon melakukan aksi demonstrasi menentang rencana undang-undang yang dianggap bertentangan dengan nilai-nilai tradisi sosial dan agama tersebut.

“Pemerintah tidak akan mengajukan RUU reformasi keluarga hingga akhir tahun,” kata Perdana Menteri Jean-Marc Ayrault di kantornya, hari Senin waktu setempat (3/2).

Dalam RUU tersebut terdapat pasal-pasal yang kontroversial, di antaranya legalisasi pernikahan sesama jenis dan aborsi. Para demonstran menuduh pemerintahan Presiden Francois Hollande mengidap phobia-keluarga sehingga mengajukan RUU tersebut. Hollande sendiri dikenal sebagai antifis anti-keluarga dengan gaya hidupnya yang membujang dan memilih hidup berpasangan tanpa menikah (kumpul kebo).

Para demonstran penentang RUU tersebut juga menuntut pemerintah untuk membubarkan sekolah-sekolah “percontohan” yang mengajarkan kesamaan gender total.

Aksi demonstrasi yang digelar di Paris dan Lyon digalang oleh gerakan anti-homoseksual “La Manif Pour Tous” (Demonstrasi untuk Semua). Pada tgl 26 Januari lalu, dengan mengusung tema “Hari Kemarahan”, para penentang RUU terlibat bentrokan sengit dengan aparat keamanan di Paris. Mereka memanfaatkan sentimen anti-Hollande yang meningkat tajam seiring terbongkarnya kasus perselingkuhannya dengan seorang aktris Perancis. Aksi tersebut dilanjutkan dengan aksi demonstrasi yang tidak kalah ramai di Paris dan Lyon tgl 2 Februari lalu.

Hollande yang naik ke kursi kekuasaan bulan Mei 2012 menjadi presiden yang paling tidak popoler saat ini. Selain kegagalannya mewujudkan janjinya semasa kampanye untuk meningkatkan kesejahteraaan warga Perancis, gaya hidup free sex-nya juga telah menyinggung martabat warga Perancis yang masih menghormati nilai-nilai tradisi agama.

Perancis, di masa lalu adalah negara yang sangat kental dengan nilai-nilai tradisi kekristenannya yang menentang homoseksual dan seks bebas.

Sebuah jajak pendapat yang digalang oleh Ipsos-Steria dan dipublikasikan media Perancis Le Monde baru-baru ini menunjukkan bahwa sekitar 85 persen warga Perancis merasa pesimis dengan kepemimpinan Hollande.(ca/press tv)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account