Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Perancis Kemungkinan akan Hancurkan Kapal Perang Pesanan Rusia

Published 07/05/2015 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

vladivostokParis, LiputanIslam.com — Perancis kemungkinan akan menghancurkan dua kapal pengangkut helikopter pesanan Rusia atau menenggelamkannya ke dasar laut. Hal ini terkait dengan konflik Ukraina yang membuat hubungan Rusia dengan negara-negara Uni Eropa memburuk.

Mengutip laporan media Perancis Le Firago, hari Rabu (6/5), kantor berita Russia Today melaporkan bahwa pemerintah Perancis kemungkinan besar akan memilihkan untuk membatalkan kontrak pembelian kapal-kapal perang itu daripada memenuhi kontrak.

Perancis mendapat tekanan keras dari AS dan NATO untuk membatalkan kontrak pembelian kedua kapal perang senilai $1,25 miliar oleh Rusia setelah negara itu dituduh terlibat dalam konflik di Ukraina dengan membantu separatis.

Kapal pertama, Vladivostok, seharusnya dikirimkan bulan November tahun lalu, namun Presiden Perancis Francois Hollande mengatakan pengiriman akan dilakukan ‘menunggu perkembangan selanjutnya’. Sementara kapal kedua seharusnya dikirim tahun depan.

“Di antara langkah-langkah yang tengah dipertimbangkan oleh pemerintah Perancis adalah kemungkinan kapal pengangkut helikopter itu dihancurkan, dibentuk ulang atau ditenggelamkan di dasar samudra,” tulis Le Firago dalam laporannya, mengutip keterangan pejabat militer Perancis.

Laporan itu menyebutkan bahwa pilihan menghancurkan kapal itu tidak bisa ditolak karena upaya-upaya yang dilakukan oleh pembuat kapal tersebut di Saint-Nazaire. Sementara pilihan membentuk ulang kapal tersebut merupakan pilihan yang sangat kecil karena biaya yang dibutuhkan sangat besar.

Sementara itu pemerintah Perancis, seperti disebutkan oleh Le Firago, tidak keberatan jika kapal itu dijual ke negara ketiga. Le Figaro menyebut beberapa calon pembeli potensial, di antaranya yaitu Kanada dan Mesir.

Presiden Rusia Vladimir Putin pernah mengataka bahwa Rusia hanya menginginkan uang muka yang telah diberikan untuk dikembalikan, dan Rusia memiliki kemampuan untuk membuat sendiri kapal sejenis.

Presiden Perancis Fracois Hollande mendukung pilihan mengganti kerugian kepada Rusia. Sementara Le Firago juga menyebutka akibat pembatalan kontrak sepihak itu Perancis terancam denda sebesar €300 juta,

“Canda yang baik adalah tepat, namun juga menghargai kontrak,” demikian keterangan kantor kepresidenan Rusia.

Sejumlah pebisnis dan politisi Perancis mengecam keputusan Perancis untuk tidak mengirimkan kapal pesanan Rusia itu, karena menghancurkan kredibilitas Perancis.

“Saya sangat tidak senang dengan fakta bahwa Perancis telah memutuskan untuk tidak mengirimkan kapal kelas Mistral itu ke Rusia,” kata Sanches Encerra, seorang anggota MPR Perancis.

Kontrak pembelian 2 kapal perang itu ditandatangani kedua negara tahun 2011. Kapal pertama, Vladivostok telah selesai dibuat tahun 2013 sedangkan kapal kedua, Sevastopol, direncanakan selesai tahun ini.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account