Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Penyakit Tidur Misterius Serang Kazakhstan Utara

Published 13/03/2015 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

sleeping childAstana, LiputanIslam.com — “Penyakit tidur” misterius, yang telah mengakibatkan pusing, halusinasi dan sebagian ingatan hilang, menyerang ratusan warga di wilayah terpencil Kalachi, Kazakhstan Utara.

Meskipun ilmuwan telah melancarkan berbagai upaya untuk mengungkap sifat penyakit tersebut, sejauh ini tak satu pun yang memperlihatkan hasil. Demikian kantor berita Antara melaporkan, Jumat (13/3).

“Penyakit tidur” pertama kali merebak pada awal 2013. Sejak itu lebih dari 150 kasus telah dilaporkan di desa kecil terpencil itu, yang dihuni oleh 680 warga.

Menurut laporan dari Interfax dan Kazakh Telegraph Agency, para ahli medis yang meneliti pasien mengatakan penyakit itu disebabkan oleh “penyakit otak yang sifatnya belum diketahui”, tapi mereka mengesampingkan kemungkinan penularan biologi.

Para ilmuwan nuklir dan lingkungan hidup yang menyelidiki daerah tersebut melaporkan tak ada tingkat radiasi yang tidak normal atau konsentrasi aneh anasir beracun, demikian laporan Xinhua.

Seorang ahli terkemuka di Rusia yang telah merawat pasien dari Kalachi mengatakan “penyakit tidur” itu boleh jadi disebabkan oleh sedikit gas tidur radon dari tambang uranium yang sudah ditinggalkan dan berada hanya beberapa ratus meter dari desa tersebut.

Profesor geo-ekologi Leonid Rikhvanov mengatakan kepada media bahwa tambang di dekat Kalachi itu kebanjiran dan gas tersebut, yang biasanya mengisi tambang, mungkin telah menyebar ke permukaan. Namun ia juga menekankan bahwa itu hanya lah satu teori dan belum dibuktikan.

Sementara itu, pemerintah lokal Kalachi pada Januari mengumumkan rencana untuk memindahkan semua warga ke desa dan kota kecil yang berdekatan mulai 2015.

Desa Kalachi hanya terletak 600 meter dari kota tambang era-Uni Sovyet, Krasnogorsk, yang telah menghasilan bijih uranium dari tahun 1960 sampai 1990. Tambang tersebut ditutup setelah pembubaran Uni Sovyet.

Pada 16 Mei 2014, The Siberian Times melaporkan bahwa para ilmuwan dibuat bingung oleh kondisi misterius yang membuat orang tiba-tiba tertidur selama dua sampai enam hari di daerah di sekitar Desa Kalachi dan Krasnogorsk yang kini kosong. Kondisi itu secara khusus disertai oleh hilangnya ingatan secara mengejutkan.

Marina Felk (50), menurut The Siberian TImes, mengatakan, “Saya sedang memerah susu sapi, seperti biasa pada pagi hari, dan mulai tertidur. Saya tak ingat apa-apa sama sekali. Saat terjaga, saya berada di ranjang rumah sakit, dan beberapa perawat tersenyum kepada saya dan berkata, Selamat datang kembali putri tidur. Kamu akhirnya bangun juga.”

“Apa lagi yang saya ingat? Tak ada! Saya tidur selama dua hari dua malam,” kata perempuan yang berusia setengah baya tersebut.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account