Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Penjualan Anak Secara Online Marak di Cina

Published 12/03/2015 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

perdagangan anak cinaBeijing, LiputanIslam.com — Bisnis ilegal penjualan anak di Cina telah sampai pada taraf mengkhawatirkan dengan para pelakunya melakukan penjualan secara online. Polisi memperkirakan sekitar 20 ribu anak-anak telah diculik setiap tahun untuk diperdagangkan di Cina.

Seperti dilaporkan BBC News, Rabu petang (11/3), Kemenlu AS memperkirakan angka penculikan anak di Cina mencapai 20 ribu anak per-tahun, atau 400 anak per-minggu. Sementara media massa Cina memperkirakan angkanya jauh lebih besar, mencapai 200.000 per-tahun, meski polisi menolak angka sebesar itu.

Menurut laporan tersebut seorang anak laki-laki bisa dijual dengan harga sekitar 100.000 rmb atau lebih dari Rp200 juta, sedangkan anak perempuan berharga separohnya. Anak-anak korban perdagangan itu sebagian besar diadopsi, namun sebagian lainnya menjadi pekerja paksa, seperti menjadi pengemis, namun sebagian besar sisanya menghilang begitu saja, kemungkinan menjadi korban ‘perdagangan organ tubuh’.

Praktik ilegal ini menjadi perhatian publik sejak 12 tahun lalu ketika polisi Guangxi menemukan 28 bayi di belakang sebuah bus. Mereka diberi obat penenang dan dimasukkan ke dalam tas nilon, seorang di antaranya meninggal. Para penculiknya ditangkap dan pemimpinnya dihukum mati.

Sebagaimana dilaporkan Xinhua, empat kelompok perdagangan anak-anak telah diringkus polisi bulan Februari lalu. Dalam praktiknya mereka melakukan “adopsi tidak resmi” dengan menjajakan dagangannya secara online. Operasi peringkusan itu berhasil menangkap 1.094 pelaku dan menyelamatkan 382 bayi.

Menurut laporan BBC, praktik ini masih berlangsung sampai saat ini. Salah satu faktor penyebabnya adalah adanya program pemerintah bagi pembatasan anak yang mengakibatkan banyaknya ‘bayi-bayi tak dikehendaki’. Untuk menghindari sanksi, para orang tua bayi-bayi itu sangaja menjualnya.

“Ada terlalu banyak bayi yang lahir di luar program keluarga berencana. Selama keluarganya setuju dan dilakukan segera setelah kelahiran, tidak ada yang akan mempermasalahkan,” kata seorang dokter kepada BBC.

Selain itu budaya paternalisme dimana anak laki-laki lebih disukai daripada anak perempuan, turut mempengaruhi tingginya praktik perdagangan bayi dan anak.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account