Pengobatan Bekam Tanduk Masih Diminati Masyarakat

0
237

Sumber: Tempo.co.

Jakarta, LiputanIslam.com– Sistem pengobatan tradisional bekam yang menggunakan tanduk ternyata masih diminati oleh masyarakat. Bekam merupakan teknik terapi di mana kulit seseorang di sedot dengan alat khusus, baik menggunakan tanduk maupun mangkuk atau gelas di zaman modern ini.

Seperti dilansir tempo.co pada Minggu (30/6), ahli bekam bernama Munir Rau menjelaskan pengobatan bekam yang ia lakukan. “Ini menggunakan metanol atau spirtus, kalau menggunakan minyak tanah atau bensin cepat mati jika membakar lubang tanduk,” ucapnya saat berada di Pasar Baru Jakarta.

Menurutnya, pengobatan bekam dengan menggunakan tanduk sapi lebih alami, dipakai bisa lama, dan tidak mengandung efek samping pada pasien. Juga dilakukan pembakaran sebelum ditempelkan agar kuman-kuman mati dan lebih steril.

Baca: Meriahnya Pacuan Kuda Tradisional di Tanah Gayo
Dengan bekam, penyakit yang bisa disembuhkan di antaranya membuang racun, angin, dan kolesterol, melancarkan peredaran darah, mengatasi demam, mengatasi kelelahan, dan meredakan nyeri.

Saat ini rumah sakit yang sudah mengembangkan teknik ini yakni RSUD Soetomo Surabaya, yang kini sudah lebih maju. Selain rumah sakit, pengobatan tradisional juga diajarkan di perguruan tinggi, salah satunya Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. (aw/tempo/ayobandung).

 

DISKUSI: