Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Pengebom Marathon Boston Divonis Mati

Published 16/05/2015 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

boston bombing susspectBoston, LiputanIslam.com — Pelaku pengeboman Boston Marathon 2013, Dzhokhar Tsarnaev, dijatuhi hukuman mati oleh juri pengadilan AS di Boston, Jumat (15/4) karena dianggap membantu menyerang kerumunan orang di garis finis yang menyebabkan tiga orang tewas dan 264 lainnya luka-luka.

Setelah pembahasan selama 15 jam, juri federal memilih hukuman suntikan mematikan bagi Tsarnaev (21) daripada pilihan hukuman penjara seumur hidup tanpa kemungkinan dibebaskan. Juri yang sama bulan lalu menyatakan Tsarnaev bersalah karena menaruh bom panci pemasak cepat pada 15 April 2013 serta menembak seorang polisi hingga tewas. Demikian seperti dilansir Antara, Sabtu (16/5).

Pengeboman itu merupakan salah satu serangan paling mematikan di tanah Amerika Serikat sejak serangan 11 September 2001.

Tsarnaev, yang mengenakan jaket olahraga gelap dan kaus, berdiri tenang saat vonis hukuman dibacakan, tanpa ekspresi seperti dalam sidang-sidang sebelumnya.

Selama 10 pekan kesaksian, para anggota juri telah mendengarkan keterangan dari 150 saksi mata, termasuk orang yang kakinya tercabik oleh bom berisi pecahan peluru.

William Richard, ayah korban pengeboman Martin Richard, menggambarkan bagaimana dia memutuskan untuk meninggalkan anak lelakinya yang berusia delapan tahun meninggal dunia karena terluka supaya bisa menyelamatkan nyawa putrinya, Jane, yang kehilangan kaki tapi bisa bertahan.

Para jaksa menggambarkan Tsarnaev, yang berasal dari etnis Chechnya, sebagai pengikut pandangan kelompok al Qaeda, yang melakukan serangan sebagai balasan atas kampanye militer Amerika Serikat di negara-negara mayoritas Muslim.

Keputusan juri itu tidak berarti bahwa Tsarnaev akan segera menghadapi kematian. Pengacara pembela tampaknya akan mengajukan banding terhadap keputusan hukuman itu, sebuah proses yang bisa berlangsung bertahun-tahun.

“Saya tahu bahwa jalannya masih panjang di depan,” kata penyintas Karen Brassard, yang kakinya terluka parah dalam serangan itu.

“Akan ada banyak, banyak waktu di depan. Tapi sekarang kami bisa ambil nafas, dan sebenarnya bernafas lagi,” katanya kepada para reporter.

Pengajuan banding bisa fokus pada sejumlah isu, termasuk penolakan pengadilan pada nota pembelaan untuk memindahkan persidangan ke luar Boston atau penolakan untuk menguji foto dan video grafis yang dilihat juri tentang peledakan bom dan luka fatal yang diakibatkan.

“Jaksa punya beban bukti untuk menunjukkan bahwa orang-orang meninggal dunia, tapi argumen bandingnya bahwa ada sebuah keseimbangan untuk menyerang dan mereka telah melewati batas itu,” kata David Weinstein, pengacara swasta yang sebelumnya bekerja sebagai jaksa federal dan negara yang menangani kasus hukuman mati.

Hukuman mati masih sangat kontroversial di Massachusetts, yang belum pernah menghukum mati orang dalam hampir 70 tahun dan menghapuskan hukuman mati dalam kasus kejahatan negara tahun 1984. Tsarnaev diadili di bawah hukum federal, yang mengizinkan suntikan mematikan sebagai hukuman, demikian seperti dilansir kantor berita Reuters.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account