Pengamat Minta Waspadai Serangan Teror Jelang Natal

0
137

Jakarta, LiputanIslam. Com—Pengamat intelijen dan keamanan Stanislaus Riyanta menghimbau masyarakat waspadai aksi-aksi teror terutama menjelang Natal.

Stanislaus menyebut, bom malam natal yang pernah terjadi secara serentak di beberapa kota menjadi momok menakutkan saat perayaan Natal nanti.

“Bom malam Natal yang terjadi secara serentak di Medan, Pematang Siantar, Batam, Pekanbaru, Jakarta, Bekasi, Sukabumi, Bandung, Pangandaran, Kudus, Mojokerto, dan Mataram menjadi pelajaran berharga bagi aparat keamanan untuk tetap waspasa sekaligus melakukan upaya deteksi dini dan cegah dini ancaman terorisme pada saat perayaan Natal,” kata Stanislaus dalam keterangannya, Senin (23/12).

Meski begitu,  Riyanta mengakui  sistem keamanan pada saat pelaksanaan perayaan Natal sudah relatif lebih baik.

Baca: Muhammadiyah Ingin Teroris Tak Langsung Ditembak Mati

Lebih detail, Yenni Wahid memaparkan fenomena terorisme yang berlangsung saat ini sudah mulai melibatkan perempuan.

“Tapi akhir-akhir ini kita melihat pergeseran yang cukup menarik di mana perempuan juga memainkan peran langsung di medan tempur, membawa bomnya sendiri dan meledakkan dirinya sendiri. Ini menarik fenomena ini dan harus dilihat bahwa perempuan juga punya kemampuan untuk mempunyai daya rusak yang cukup besar,” ujar Yenny setelah menghadiri acara Perempuan Hebat untuk Indonesia Maju di Hotel Ritz-Carlton SCBD, Jakarta, Minggu (22/12/2019).

Pendapat Yenny mengacu pada peristiwa bom Surabaya tahun lalu. Saat itu, salah satu terduga teroris perempuan meledakkan diri dan turut mengorbankan anaknya.(Ay/Detik/Merah putih)

DISKUSI: