Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Peneliti: Rupiah Anjlok Tidak Akan Mengundang Investor Asing

Published 20/12/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

edy-burmansyahJakarta, LiputanIslam.com–Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyebutkan adanya sisi positif dari penguatan dolar yang terjadi saat ini. Seperti dikatakan JK pada 17 Desember lalu, penguatan dolar justru akan membuat nilai ekspor Indonesia menjadi naik karena hampir seluruh ekspor dihitung dengan dolar.  Namun peneliti dari Martapura Institute, Edy Burmansyah, situasinya tidaklah sesederhana yang diungkapkan JK.

Menurut Edy, persoalan utama Indonesia adalah neraca perdagangan yang defisit. Artinya, kebutuhan dollar lebih besar dari pendapatan dollar dari ekspor. Apalagi, tidak semua ekspor itu dinilai dengan dollar.

“Datangnya investasi tidak bisa terjadi dalam satu malam, sehingga tidak bisa dikatakan melemahnya rupiah akan mendorong investasi asing masuk. Justru, penyebab anjloknya rupiah karena investor asing beramai-ramai menarik dollarnya dari Indonesia,” ujar Edy kepada liputanislam.com.

Edy menjelaskan, pertumbuhan ekonomi kita selama ini lebih banyak ditopang oleh sektor finansial (pasar keuangan dan pasar modal). Sejak tahun 2008, ketika krisis melanda Eropa dan Amerika, para pemain di pasar uang global (terutama di Amerika dan Eropa) mengalihkan dananya ke pasar-pasar yang sedang berkembang, di antaranya Indonesia. Mereka membeli berbagai instrumen di pasar modal, seperti saham, reksadana, SUN, dan lain-lain.

“Nah, ketika Amerika mengalami pemulihan ekonomi, suku bunga bank sentral dinaikkan, maka dana-dana tersebut kembali lagi ke Amerika. Selisih margin antara bermain di pasar modal Indonesia dan pasar Amerika, saat ini jauh lebih menguntungkan di Amerika. Selain itu, ketika mereka masuk ke Indonesia tahun 2008 dan membeli saham-saham dengan harga murah, kini sudah melonjak harganya. Jelas lebih untung buat mereka untuk menjual lagi saham itu lalu membawa kembali uangnya ke Amerika,” jelas Edy.

Selain itu, arus balik Dollar ke AS juga dipengaruhi sentimen nasionalisme. Karena, sekarang AS membutuhkan dana yang melakukan pemulihan pembangunan setelah krisis ekonomi 2008.

“Jadi, dengan keuntungan yang besar tersebut dan rasa nasionalisme itu, maka mereka membawa Dollar yang sangat besar kembali ke negara mereka,” sambungnya.

Dan jika terjadi penguatan rupiah dalam beberapa hari ini, menurut Edy, itu disebabkan karena pada Kamis pagi, 18 Desember 2014, Bank Indonesia (BI) melakukan intervensi, dan telah melakukan buyback SUN (Surat Utang Negara) untuk mencegah modal asing lari keluar.

“Namun pertanyaannya, seberapa kuat dan seberapa lama kemampuan intervensi BI?” tanya Edy.

Akibatnya, Indonesia mengalami krisis karena cadangan devisa terkuras (dollar ditarik keluar dari Indonesia). Padahal, di saat yang sama, Indonesia memiliki kewajiban pembayaran impor , cicilan hutang, dan lain-lain dalam bentuk dollar. Inilah yang membuat rupiah kita anjlok.(fa)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account