Pemkab Flotim Berupaya Lestarikan Budaya Lamaholot

0
147

Sumber: kumparan.com

Larantuka, LiputanIslam.com– Pemerintah Kabupaten Floris Timur (Pemkab Flotim) berusaha menjaga dan melestarikan budaya Lamaholot, salah satunya melalui gelaran festival Lamaholot. Wakil Bupati Flores Timur, Agustinus Payong Boli mengaku prihatin atas mulai ditinggalkannya budaya Lamaholot, terutama oleh kalangan generasi muda.

Demikian hal itu disampaikan Agustinus pada saat membuka acara bertema “Sarasehan Budaya Memperkuat Ekosistem Kebudayaan Lamaholot sebagai Fondasi pemajuan Kebudayaan Di Masa Mendatang” di Larantuka, Floris Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat (13/9).

Menurutnya, menggali kebudayaan yang sudah punah sama sulitnya dengan menggali jati diri. Oleh karena itu, budaya dan nilai-nilai Lamaholot harus dapat dijaga dan diwariskan kepada generasi muda sebagai pegangan hidup.

“Dulu, sebelum orang selalu berpijak pada hukum, orang di kampung-kampung selalu berpijak pada pranata sosial tradisional ketika menyelesaikan suatu masalah di kampung. Sekarang kalau ada masalah orang lebih memilih untuk melapor kepada polisi, lapor kepada jaksa,” ucapnya.

Baca: Lesbumi: Tanpa Budaya, Suatu Bangsa Akan Mudah Hancur

Padahal hakikat hidup nyaman, aman dan damai itu, lanjut dia, semuanya ada dalam kebudayaan Lamaholot. “Kalau budaya Lamaholot masih dipertahankan, maka setiap persoalan akan masuk kepada pranata adat yang sudah ada, diselesaikan secara adat, kemudian kehidupan berlangsung secara normal dan damai lagi,” ungkap Agustinus. (aw/tribun/tempo).

 

DISKUSI: