Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Pemerintah Ukraina dan Oposisi Capai Kesepakatan

Published 22/02/2014 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

Ukraine_Protests-0cd45Kiev, LiputanIslam.com — Ukraina untuk sementara lolos dari kekacauan setelah Presiden Viktor Yanukovych menandatangani kesepakatan dengan pemimpin oposisi untuk mencairkan kekuasaannya, hari Jumat kemarin (21/2). Kesepakatan itu berupa perubahan konstitusi, pembentukan lembaga transisi dan penyelenggaraan pemilu yang dipercepat selambat-lambatnya bulan Desember tahun ini.

Suasana tetap tegang hingga Jumat malam di Lapangan Kemerdekaan yang menjadi pusat gerakan demonstrasi. Ketika salah satu pemimpin oposisi yang juga mantan juara tinju Vitali Klitschko, berpidato mengatakan kepada orang banyak bahwa itu adalah kesepakatan terbaik yang bisa diraih, salah satu demonstran meraih mikrofon dan menuntut bahwa Yanukovych harus mengundurkan diri pada hari Sabtu pagi atau menghadapi kemarahan rakyat.

“Kami akan pergi dengan senjata,” kata pengunjuk rasa yang memimpin salah satu kelompok militan di Lapangan Kemerdekaan. “Aku bersumpah!” Tambahnya.

Kesepakatan dicapai setelah dilakukannya negosiasi sepanjang malam di Gedung Parlemen Ukraina, yang disponsori oleh pejabat Eropa dan Rusia. Hasilnya berupa kesepakatan untuk kembali ke Konstitusi tahun 2004, yang memberikan hak kepada parlemen, bukan presiden, untuk memilih perdana menteri dan sebagian besar kabinet.

Perjanjian tersebut juga menyerukan pemerintah dan oposisi untuk menahan diri dari kekerasan dan menarik diri ruang publik, serta untuk mengembalikan negara ke kehidupan normal. Sementara para pengunjuk rasa diharuskan menyerahkan senjata kepada polisi.

Namun yang membuat para demonstran bersorak sorai adalah persetujuan untuk mengupayakan pembebasan pemimpin oposisi yang dipencara, Yulia Tymoshenko.

Tymoshenko, mantan perdana menteri dengan 2 periode jabatan sekaligus pendiri partai oposisi terbesar, dijatuhi hukuman tujuh tahun penjara pada bulan Agustus 2011 atas tuduhan penggelapan dan penyalahgunaan kekuasaan atas kesepakatan untuk membeli gas alam dari Rusia. Pendukungnya menuduh dakwaan terhadap dirinya bermotif politik.

Dalam situasi tertekan untuk membendung aksi kekerasan, parlemen Ukraina juga memecat menteri dalam negeri yang dianggap bertanggungjawab atas terjadinya aksi-aksi kekerasan yang sejak berlangsung hari Selasa (18/2) lalu telah menelan korban tewas sebanyak 77 orang.

Beberapa media lokal sempat menyebutkan adanya upaya Presiden Yakunovych untuk melarikan diri dari ibukota ke wilayah timur negeri yang berbatasan dengan Rusia, yang merupakan basis pendukung setianya.(ca/washington post)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account