Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Pemerintah Siap Terlibat dalam Akuisisi Peternakan

Published 01/05/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

peternakanJakarta, LiputanIslam.com — Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan pemerintah masih akan mengatur rencana RNI mengakuisisi peternakan sapi di Australia. Dorongan pemerintah dilakukan melalui negosiasi bilateral di antara kedua negara.

Syarat yang diajukan Australia di antaranya kandang yang dimiliki RNI harus memenuhi standar Australia. Saat ini pembahasan yang dilakukan RNI secara business-to-business dengan calon mitra di Australia masih terus berjalan.

“Tak ada jalan untuk tidak memiliki peternakan di sana,” katanya di Jakarta, kemarin (1/5).

Dahlan mengatakan rencana pembelian peternakan sapi di Australia bertujuan untuk mengatasi harga daging sapi di pasar domestik agar stabil. Pemerintah menargetkan, setelah membeli lahan peternakan, pasokan daging sapi nasional tidak akan kekurangan lagi.

Sebelumnya BUMN bidang agrobisnis, farmasi, dan perdagangan, PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero), memutuskan menunda rencananya mengakuisisi peternakan sapi di Australia. Rencana itu terancam batal karena depresiasi nilai mata uang (kurs) dan harga sapi yang terus meningkat.

“Awal dulu kami memperhitungkan kursnya Rp 9.600, namun makin ke sini sampai Rp 12 ribu per dolar Amerika Serikat,” kata Dirut PT Rajawali Ismed, kepada media, Kamis (1/4).

Menurut Ismed, rencana akuisisi peternakan sapi Australia dinilai sudah tidak rasional lagi secara bisnis. Selain itu, belum terbitnya izin impor dari Kementerian Pertanian menjadi alasan RNI menunda akuisisi. Sebab, izin impor dan investasi akan dijalankan perseroan secara beriringan. “Jadi, kami menunggu hingga rupiah menguat dan izin dikantongi,” ujarnya.

Maka, kata dia, selama nilai kurs dolar AS masih tinggi, kecil peluang bagi perseroan melakukan akuisisi. RNI sebelumnya berencana mengakuisisi minimal 51 persen saham perusahaan ternak sapi di Australia.

Perseroan menyiapkan dana Rp 350 miliar untuk membeli perusahaan ternak berkapasitas 50-500 ribu ekor sapi. Rencananya, sumber pendanaan 30 persen dari kas internal dan 70 persen pinjaman bank.

Menurut Ismed, langkah terdekat yang akan dilakukan RNI adalah mengharapkan izin impor 3.000 ekor sapi segera terbit. “Kami sudah mengurus izinnya selama 6-8 bulan. Kalau sudah dapat, kami akan mengimpor,” katanya.

Rencana akuisisi peternakan sapi Australia mengemuka sejak pertengahan tahun lalu. Pemerintah melalui perusahaan pelat merah berencana membeli lahan peternakan sapi seluas 1 juta hektare di Australia untuk mengatasi kekurangan pasokan daging di dalam negeri.(ca/tempo.co)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account