Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Pemerintah dan Pemberontak Ukraina Sepakati Perdamaian

Published 20/09/2014 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

perdamaian minskMinsk, LiputanIslam.com — Pemerintah dan pemberontak Ukraina timur sepakat untuk menghakhiri pertikaian dengan menandatangani perjanjian perdamaian di ibukota Belarusia, Minsk, Sabtu (20/9).

Dalam perjanjian damai tersebut tercantum 9 butir kesepakatan, di antaranya pembentukan daerah penyangga (buffer zone) sepanjang 30 km, larangan terbang pesawat-pesawat tempur, dan penarikan senjata-senjata berat dari garis depan.

Sebagaimana dilaporkan oleh kantor berita Rusia RIA Novosti, perjanjian perdamaian ditandatangani hari Sabtu (20/9) setelah pembicaraan semalaman oleh wakil dari pemerintah dan pemberontak Ukraina, dubes Rusia untuk Ukraina, serta pejabat tinggi organisasi keamanan Eropa (OSCE).

Perjanjian ini akan diimplementasikan 24 jam setelah ditandatangani.

Di tempat yang sama tanggal 5 September lalu perjanjian gencatan senjata antara pemerintah dan pemberontak Ukraina ditandatangani. Meski seringkali dilanggar oleh kedua pihak, perjanjian itu tetap dianggap berlaku.

Dubes Rusia untuk Ukraina yang mewakili pemerintah Rusia dalam perundingan di Minsk tersebut, Mikhail Zurabov, mengatakan bahwa “tentara bayaran” ada di kedua pihak. Ia menyerukan OSCE untuk mengawasi pemulangan mereka ke negara asalnya.

Rusia berulangkali mengatakan bahwa warga Rusia yang bertempur di Ukraina adalah sukarelawan dan tidak ada hubungan dengan pemerintah. Namun Ukraina dan negara-negara barat menuduh Rusia telah mengirim pasukan dan senjata-senjata berat untuk membantu pemberontak.
Status Khusus
Pada tanggal 16 September lalu parlemen Ukraina (Verkhovna Rada) menyetujui undang-undang tentang status khusus bagi wilayah Donetsk dan Luhansk, yang diajukan oleh Presiden Petro Poroshenko. Undang-undang itu mengatur pengelolaan administrasi sendiri bagi kedua wilayah yang memberontak tersebut.

Undang-undang itu juga mengatur penyelenggaraan pemilu lokal di kedua wilayah pada tanggal 7 Desember. Selain itu bahasa Rusia yang banyak digunakan warga setempat ditetapkan sebagai bahasa resmi.

Lebih jauh, kedua wilayah tersebut mendapat status ekonomi khusus yang membebaskannya melakukan kebijakan ekonomi sendiri untuk memperbaiki infrastruktur dan industri serta menarik investasi dan menciptakan lapangan kerja.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account