Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Pemerintah AS Akui 2 Warga AS Terlibat Kudeta di Gambia

Published 06/01/2015 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

eric holderWashington DC, LiputanIslam.com — Dua warga negara AS didakwa terlibat dalam aksi percobaan kudeta terhadap pemerintah Gambia. Demikian keterangan Jaksa Agung AS Eric Holder, Senin (5/1).

Seperti dilaporkan BBC News, Cherno Njie dari Texas dan Papa Faal dari Minnesota didakwa telah terlibat dalam “percobaan kudeta yang gagal terhadap pemerintah Gambia” akhir tahun lalu.

Jaksa Agung menyebutkan, Njie (57 tahun) dan Faal (46 tahun) pergi ke Gambia bulan Desember lalu dan bergabung dengan 12 orang bersenjata untuk melakukan kudeta terhadap pemerintahan Gambia. Namun upaya mereka gagal dan ditangkap sekembalinya ke AS.

“Rencana kelompok itu adalah untuk memulihkan demokrasi di Gambia dan meningkatkan kesejahteraan rakyatnya. Mereka berharap untuk bisa mengambil alih kekuasaan tanpa harus membunuh seorang pun. Mereka juga berharap untuk bergabung dengan 160 personil militer Gambia yang setuju untuk bergabung dalam kudeta,” kata Eric Holder.

Otoritas penyidikan AS menyebut Njie sebagai pebisnis dari Texas dan menjadi penyandang dana utama gerakan kudeta itu. Sedangkan Faal adalah anggota militer AS.

Dalam keterangan tersebut disebutkan, pada bulan Agustus dan Oktober 2014, Faal dan kelompoknya membeli sejumlah senjata dan peralatan militer termasuk senjata semi otomatis M4, kemudian mengirimnya ke Gambia.

Upaya kudeta itu gagal setelah mendapatkan perlawanan pasukan pengawal kepresidenan dan beberapa anggota kelompok kudeta itu tewas tertembak di luar kediaman Presiden Yahya Jammeh pada tanggal 30 Desember lalu.

Gagal melakukan kudeta, Faal melarikan diri ke Senegal dan meminta perlindungan kedubes AS di sana. Ia ditangkap setelah kembali ke AS tanggao 1 Januari lalu.

Kedua orang itu didakwa melanggar UU Neutrality Act dan kepemilikan senjata api. Pelanggaran Neutrality Act diancam hukuman penjara 3 tahun.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account