Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

PBNU Minta Pemerintah Tak Berlebihan Tanggapi Wabah Mers

Published 09/05/2014 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

kantor-pusat-pbnuJakarta, LiputanIslam.com — Wakil Sekjen NU Dr Syahrizal Syarief berharap pemerintah tidak berlebihan menanggapi munculnya kasus virus Middle East Respiratory Syndrome (MERS) di Arab Saudi, yang dikhawatirkan menular jamaah umrah asal Indonesia.

Penyakit ini, menurut Syahrial yang juga pengajar di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia ini, tidak mudah menular dari orang ke orang, kecuali mereka yang memiliki hubungan dekat, yaitu orang yang merawat seperti tenaga kesehatan atau orang yang memiliki hubungan dekat dengan orang yang sakit tersebut.

“Jadi, kalau ketemu di jalan, tidak gampang tertular,” jelasnya, di gedung PBNU, Kamis (8/5).

Ia menambahkan, World Health Organization (WHO) menetapkan tingkat kebahayaan penyakit ini pada level 2 atau tahap waspada. “Sejauh ini juga tidak ada travel warning dari negara lain,” tandasnya.

MERS, disebabkan oleh corona virus, yang sama dengan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS), tetapi tidak menular seperti SARS yang gampang sekali menular kepada orang lain.

Upaya untuk mencegah penyakit, yang diperkirakan muncul dari onta yang sedang sakit ini adalah dengan menjaga kebersihan diri, sering mencuci tangan atau menggunakan masker jika diperlukan. Virus ini, rentan di udara terbuka sehingga menjaga kebersihan diri dengan selalu mencuci tangan dengan sabun anti bakteri akan menghindari kemungkinan terserang penyakit ini.

Keadaan ini menurutnya, bisa menjadi pelajaran pengelola haji dan umroh agar memperhatikan kesehatan jamaah. Sementara itu, bagi pemerintah, seluruh jamaah haji dan umroh atau TKI asal Timur Tengah perlu diberikan kartu alert. Mereka yang selama 14 hari setelah kedatangan menderita demam, sesak napas atau batuk, perlu melapor.

Sebelumnya, Dirjen Haji Anggito Abimanyu menghimbau calon jamaah umroh yang berusia diatas 65 tahun atau ibu hamil menunda keberangkatannya ke Arab Saudi. Sedangkan Menag Suryadharma Ali membuka kemungkinan pelarangan lansia berangkat haji dan umroh jika penyebaran virus ini merebak.(ca/nu.or.id)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account