Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

PBB Potong Bantuan Pangan untuk Palestina

Published 17/03/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

unwraGaza, LiputanIslam.com — Badan Bantuan dan Pekerja PBB, UN Relief and Works Agency (UNRWA), memotong anggaran bantuan untuk pengungsi Palestina. Keputusan tersebut memicu protes ratusan warga Palestina.

Aljazeera melaporkan, ratusan warga Palestina berdemonstrasi menentang pemotongan program bantuan makanan PBB untuk mereka. Pemimpin protes mengatakan, mereka akan meningkatkan upaya untuk mengembalikan bantuan makanan ke warga Palestina.

Para pengunjuk rasa berkumpul di luar kantor UNRWA di Gaza, Palestina, pada Ahad (16/3). Mereka memukul-mukul panci, wajan, dan membawa spanduk yang menyerukan penentangan terhadap pemotongan.

UNRWA selama ini menyediakan makanan, pendidikan dan layanan dasar lain bagi para pengungsi Palestina di wilayah yang diduduki. Mereka juga memberi bantuan di kamp-kamp pengungsi Palestina di Suriah, Lebanon dan Yordania.

Perwakilan komite pengungsi di Jalur Gaza tengah Shukri al-Arouqi mengatakan, dalam beberapa bulan terakhir, UNRWA telah mengurangi jumlah keluarga yang menerima bantuan pangan mendesak di Gaza. Tak tanggung-tanggung, UNRWA mengurangi hingga 65 persen dari jumlah keluarga.

Para demonstran juga menyatakan kemarahannya atas survei baru yang dilakukan UNRWA terkait kemiskinan yang melanda pengungsi. Ini berkaitan dengan status penerima bantuan pangan dan memutuskan, apakah akan tetap mempertahankan atau menghapus mereka dari daftar penerima.

“Anggaran untuk program survei sekitar 16 miliar dolar per tahun. Mengapa mereka tidak menggunakan uang itu untuk kupon (makan) bukan?” kata al-Arouqi.

Saat ini lebih dari 800 ribu warga Palestina di Gaza menerima bantuan makanan dari UNRWA. Termasuk bantuan seperti tepung, beras, gula, minyak bunga mataharia dan barang lainnya. Menurut survei UNRWA 2012, 57 persen rumah tangga di Gaza atau sekitar 1,04 juta warga dianggap mengalami rawan pangan.

Juru bicara UNRWA Adnan Abu Hassna mengatakan, 34 ribu keluarga telah dihapus dari daftar program pangan. Pemotongan diterapkan untuk mencapai keadilan dalam distribusi.

“Dalam dua bulan mendatang kami akan menambahkan lebih banyak keluarga ke daftar penerima bantuan. sebab pekerja terowongan, pekerja konstruksi dan pekerja di lebih banyak sektor kehilangan pekerjaan mereka,” kata Abu Hassna.

Ia mengacu pada penutupan terowongan penyelundupan antara Gaza dan Mesir. UNRWA menghadapi defisit pendanaan sebesar 65 miliar tahun ini. Organisasi ini menyatakan, membutuhkan lebih dari 300 juta dolar untuk menjalankan semua program bantuan.

Tahun lalu, UNRWA memotong bantuan darurat untuk sekitar 11 ribu keluarga di Jalur Gaza. Hingga saat ini UNRWA telah mendaftar sekitar 1,2 juta warga Palestina di Gaza sebagai pengungsi.(ca/republika.co.id)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account