Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Paus Francis Pecat Komandan Pasukan Pengawal

Published 04/12/2014 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

swiss guard chiefRoma, LiputanIslam.com — Paus Franciscus memecat komandan pasukan pengawal Swiss Guards, Daniel Anrig, setelah dikabarkan Paus tidak menyukai gaya kepemimpinannya yang dianggap otoriter.

Kabar pemecatan Daniel Anrig terkonfirmasi dari laporan media harian Gereja Vatikan L’Osservatore Romano yang menyebutkan bahwa ia akan meninggalkan tugasnya setelah Natal dan akan digantikan oleh deputinya. Ia telah bertugas sebagai komandan Swiss Guard selama 8 tahun.

Sejak terpilih sebagai pemimpin umat Katholik dunia, Paus Francis telah melakukan serangkaian langkah untuk membuat Gereja Vatikan lebih terbuka.

“Sri Paus telah memerintahkan Kolonel Daniel Rudolf Anrig untuk mengakhiri tugasnya pada tanggal 31 January,” tulis L’Osservatore Romano sebagaimana dilaporkan BBC News, Rabu (3/12) petang.

Tidak ada penjelasan resmi mengenai alasan pemecatan itu, namun berbagai sumber menyebutkan karena gaya kepemimpinannya yang otoriter dan tidak sesuai dengan gaya kepemimpinan Sri Paus.

“Ini adalah berakhirnya era kediktatoran,” kata seorang anggota Swiss Guard kepada media Italia setelah munculnya kabar pemecatan itu.

Pasukan Swiss Guard adalah pasukan pengawal khusus beranggotakan 110 orang yang bertanggungjawab atas keselamatan pribadi Sri Paus. Dinamakan Swiss Guard karena mereka semua berasal dari Swiss, dan hal ini telah menjadi tradisi yang berlangsung selama 500 tahun.

Pasukan Swiss Guard pertama dibentuk tahun 1506 untuk mengawal Paus Julius II.

Menurut laporan BBC, berdasar keterangan sumber-sumber internal, Paus Francis tidak senang dengan gaya kepemimpinannya yang terlalu keras terhadap anak buahnya.

Sebelumnya Kolonel Anrig adalah kepala tim penyidikan kriminal di Swiss sebelum diangkat sebagai komandan Swiss Guard oleh Paus Benedictus tahun 2006. Pada tahun 2003 ia pernah diperiksa oleh Palang Merah dan Amnesty International atas dugaan pelanggaran HAM yang dilakukannya dalam sebuah operasi penggerebegan pusat penampungan pengungsi. Ia dibebaskan karena tidak adanya bukti kejahatan.

Paus Francis dikabarkan juga tidan senang dengan gaya hidup mewah Anrig dan keluarganya, dengan menyewa apartemen mewah di luar barak pasukan Swiss Guard.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account