Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Pasukan AS Mulai Lakukan Pelatihan Militer di Ukraina

Published 21/04/2015 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

pasukan as ukrainaKiev, LiputanIslam.com — Pasukan khusus terjung payung AS mulai melakukan pelatihan militer kepada tentara Ukraina untuk memerangi kelompok separatis. Demikian kantor berita Iran Press TV melaporkan, Senin (20/4).

Hari Kamis (16/4) AS mengumumkan bahwa sebanyak 300 pasukan khusus terjun payung (paratroops) AS telah tiba di Yavoriv, Ukraine barat, untuk memberikan pelatihan kepada pasukan Ukraina dalam misi yang diberi sandi ‘Fearless Guardian’.

Pada hari Minggu (19/4) Presiden Ukraina Petro Poroshenko bahkan menyambut pasukan AS dari kesatuan 173-rd Airborne Brigade dalam sebuah upacara militer di sebuah pangkalan militer di Yavoriv.

“Kita adalah saksi mata dan partisipan langsung dalam membentuk militer Ukraina yang baru, yang seperti buruk phoenix pulih kembali setelah hancur lebur cukup lama,” kata Poroshenko.

Pasukan AS itu ditargetkan akan memberikan pelatihan kepada 900 personil National Guard Ukraina yang akan dikirimkan ke Ukraina timur, meski perjanjian gencatan senjata Minsk memerintahkan penarikan pasukan dari tempat-tempat konflik.

Pasukan AS itu akan melakukan misi pelatihan selama 6 bulan.

AS telah mengumumkan rencana pelatihan itu tahun lalu namun tertunda setelah adanya pertemuan di Minsk Februari lalu yang menghasilan kesepakatan gencatan senjata.

Rusia mengecam pengiriman pasukan AS itu dan menyebutnya sebagai langkah yang akan membuat situasi di Ukraina semakin tidak stabil. Sejauh ini konflik di Ukraina timur telah menelan nyawa 6.000 orang lebih.

“AS dan sekutu-sekutunya telah melewati semua garis yang ada dalam upayanya menjadikan Ukraina sebagai orbitnya. Hal itu tidak akan membuat kami melakukan reaksi yang salah,” kata Menhan Rusia Sergei Shoigu dalam sebuah konperensi keamanan di Moskow, minggu lalu.

Alexander Nekrassov, mantan penasihat pemerintah Rusia yang tinggal di Inggris, dalam wawancara dengan Press TV, Minggu (20/4) mengatakan bahwa apa yang dilakukan AS dan sekutu-sekutunya di Ukraina adalan mempersiapkan operasi militer besar-besaran terhadap kepentingan Rusia di Ukraina.

“Para instruktur militer AS telah datang untuk memberikan pelatihan hingga bulan November, yang berarti bahwa mereka tengah mempersiapkan untuk melakukan serangan baru. Anda tidak perlu menjadi ahli militer untuk mengetahui hal ini,” kata Nekrassov.

Ia menyebut perundingan gencatan senjata di Minsk bulan Februari lalu hanyalah taktik AS dan sekutu-sekutunya untuk melepaskan diri dari tekanan, dimana ribuan pasukan Ukraina dan tentara bayaran barat mengalami kekalahan dan terkepung.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account