Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Parlemen Libya Diserang Kelompok Bersenjata

Published 19/05/2014 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

parlemen libya diserangTripoli, LiputanIslam.com — Pertempuran hebat pecah di ibukota Libya, Tripoli, setelah kelompok bersenjata menyerang gedung parlemen, Minggu sore (18/5). Pertempuran kali ini adalah yang terhebat sejak tergulingnya pemimpin Libya Moammar Gadhafi tahun 2011 lalu.

Menurut laporan kementrian kesehatan, setidaknya 2 orang tewas dan 66 luka-luka dalam pertempuran itu. Penduduk pun berlarian kembali ke rumah masing-masing dan toko-toko pun segera ditutup.

Kantor berita Libya LANA melaporkan bahwa para anggota parlemen telah meninggalkan gedung parlemen saat serangan terjadi. Orang-orang bersenjata memblokade jalan menuju gedung parlemen.

Beberapa anggota parlemen kemudian muncul di televisi berbicara tentang serangan tersebut dan menyebutkan pertempuran hebat terjadi di sekitar gedung parlemen.

Sumber-sumber menyebutkan serangan tersebut melibatkan kelompok milisi kuat dari wilayah kota pegunungan barat Libya, Zintan. Brigade al-Qaaqaa yang berasal dari Zintan dan berada di Tripoli membenarkan keterlibatan anggotanya yang disebutnya sebagai “memenuhi panggilan negara untuk menyelematkannya dari politisi-politisi kotor”.

Dua kelompok milisi dari Zintan lainnya, al-Madani dan al-Sawaeq juga terlibat dalam pertempuran.

Menurut Kolonel Mukhtar Farnana, komandan milisi dari Zintan, dalam keterangannya di televisi dengan mengatasnamakan kelompoknya sebagai Tentara Nasional Libya, Libya kini berada di ambang perang saudara. Ia menuduh parlemen bertanggungjawab atas kondisi ini dengan cara memihak kepada “kelompok-kelompok idiologis”

Ia mengumumkan bahwa untuk sementara parlemen dibekukan dan sebuah komisi yang dibentuk untuk menyusun konstitusi akan mengambil alih tugas parlemen. Namun masih belum jelas bagaimana implementasi pernyataan tersebut mengingat bahwa kelompok-kelompok bersenjata lain menjadi pendukung parlemen.

“Kami mengumumkan kepada dunia bahwa Libya tidak akan menjadi sumber atau inkubator bagi terorisme,” kata Farnana.

Sementara itu dalam konperensi pers yang digelar Minggu malam, menteri hukum Salah al-Marghani menyebut apa yang terjadi hari Minggu sebagai “berbahaya dan tidak menguntungkan.”

“Pemerintah mengutuk penggunaan senjata sebagai alat ekspresi politik oleh semua kelompok dan menyerukan penghentian segera penggunaan peralatan militer milik rakyat Libya dan menyerukan semua semuanya untuk kembali ke bawah naungan hukum,” kata Salah al-Marghani.

Menurut Salah, tidak ada bukti nyata keterkaitan antara pertempuran di Tripoli dengan konflik di Benghazi akhir minggu lalu.

CNN melaporkan ledakan dan bunyi tembakan intensif terdengar di jalanan utama kota menuju bandara. Jalan-jalan diblokir oleh aparat keamanan dan milisi bersenjata.

Dalam beberapa bulan terakhir, Libya terpecah ke dalam 2 kelompok politik besar, kelompok Islamis dengan kelompok liberal. Kelompok-kelompok liberal yang didukung oleh milisi-milisi Zintan menuduh kelompok Islamis telah membajak negara dengan menguasai pemerintahan dan parlemen.

Kelompok liberal ini telah mengancam akan menyerang parlemen, namun negosiasi yang dipimpin utusan PBB di Tripoli berhasil mencegah penyerangan tersebut.

Pertempuran di Tripoli hanya berselang sedikit dengan pertempuran di Benghazi, kota utama Libya di wilayah timur yang kaya minyak.

Pensiunan jendral Khalifa Haftar, bersama pasukan paramiliternya melakukan serangan gencar terhadap kantong-kantong kelompok militan Islam di wilayah itu. Salah satu yang diserang adalah kelompok milisi Ansar al Sharia yang dituduh berada di belakang serangan yang menewaskan Dubes AS di Libya tanggal 11 September 2012.

Sebagaimana milisi Zintan, jendral Khalifa juga mengklaim diri sebagai anggota Libyan National Army.(ca/cnn)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account