Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Para Perawat AS Tuntut Standar Penanganan Ebola

Published 16/10/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

national nurseWashington DC, LiputanIslam.com — Asosiasi perawat AS National Nurses United (NNU) akan menuntut Presiden Barack Obama untuk menetapkan standar penanganan pasien virus ebola.

Sebagaimana dilaporkan kantor berita RIA Novosti, Kamis (16/10), Direktur Eksekutif NNU RoseAnn DeMoro dalam konperensi pers mengatakan, “Apa yang terjadi di Dallas, dapat terjadi di mana saja. Ini adalah tanggungjawab para pejabat terpilih untuk melindungi negara ini dan melindungi garis pertahanan pertama (para perawat).”

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk keprihatinan terhadap nasib para perawat yang menanggung risiko besar dalam menangani pasien virus ebola. Beberapa perawat dari penjuru Amerika dan beberapa negara di dunia turut menyampaikan pandangannya dalam konperensi tersebut.

Sebelumnya 2 perawat AS Nina Pham (26 tahun) dan Amber Joy Vinson (29 tahun), dinyatakan terjangkit penyakit ebola setelah merawat pasien ebola asal Liberia yang kemudian meninggal, Thomas Eric Duncan. Duncan, tertular virus ebola di Liberia namun baru terdeteksi setelah berada di AS, sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit Texas Health Presbyterian Hospital, di Dallas-Texas.

Rumah sakit ini dianggap sebagai salah satu rumah sakit terbaik di AS, namun toh, 2 perawatnya bisa tertular oleh ebola. Hal inilah yang mengundang keprihatinan para perawat.

Dalam surat yang dikirimkan ke Presiden Obama, DeMoro menyebutkan bahwa para perawat menuntut kepada presiden untuk memastikan bahwa rumah-rumah sakit di AS menyediakan perlengkapan perlindungan peronal yang optimal bagi para perawat, serta mampu memberikan perawatan lebih langsung kepada semua penderita ebola.

“Kami sadar bahwa tanpa mandat kepada fasilitas-fasilitas kesehatan kita menempatkan para perawat, dokter dan pekerja kesehatan lainnya pada risiko yang besar. Mereka adalah garis pertama pertahanan, kami tidak akan mengirimkan para prajurit ke medan perang tanpa senjata dan tameng,” tambah DeMoro.

DeMoro memperkirakan situasi perkembangan virus ebola di AS akan semakin memburuk, terutama setelah pada hari Rabu (15/10) diketahui bahwa salah satu perawat yang tertular ebola di Dallas, telah melakukan perjalanan udara bersama ratusan penumpang pesawat Frontier Airlines antara Texas dan Ohio pada hari Senin (13/10), atau sehari sebelum dinyatakan tertular ebola.

Otoritas kesehatan AS telah meminta 132 penumpang pesawat Frontier Airlines itu untuk menghubungi mereka.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account