Pagi Ini, Rupiah Menguat ke Posisi Rp 14.120 per Dolar AS

0
156

Sumber: tirto.id

Jakarta, LiputanIslam.com— Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan hari ini di pasar spot, Jumat (21/6) menguat  0,42 persen ke posisi Rp 14.120  per dolar AS.

Penguatan sebesar 0,42 persen membuat mata uang garuda ini menjadi mata uang terbaik kedua di Asia setelah China. Meski demikian, ada beberapa yang menjadi penghalang penguatan rupiah dalam beberapa waktu ke depan.

Baca: Nilai Tukar Rupiah Diprediksi Rp 14.300 per Dolar AS

Menurut Ekonom Bank Central Asia David Sumual, para pelaku akan memperhatikan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 yang berlangsung akhir bulan nanti. Dalam KTT tersebut, Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping akan bertemu untuk membahas masalah perang dagang.

Jika terjadi kesepatakan dalam agenda tersebut, maka akan berefek positif bagi rupiah. Jika yang terjadi sebaliknya, maka perang kebijakan tarif impor antara AS dan China akan berlanjut.

Selain itu, rupiah juga bisa terancam oleh harga minyak dunia yang berpotensi kembali memanas. Apalagi, tensi konflik geopolitik di Timur Tengah kembali meningkat sejak pekan lalu akibat ledakan kapal tanker minyak di Selat Hormuz.

Meningkatnya harga minyak bisa berefek negatif terhadap impor migas Indonesia. Hal ini akan berdampak pada pergerakan rupiah apalagi jika neraca perdagangan Indonesia kembali mengalami defisit. (sh/cnbcindonesia/kontan)

 

 

DISKUSI: