Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Pabrik Ditutup, Ratusan Buruh Sampoerna pun Menangis

Published 16/05/2014 5 Min Read
Share
5 Min Read
SHARE

pabrik sampoernaLumajang, LiputanIslam.com — Ratusan buruh pabrik sigaret kretek tangan (SKT) Plant Kunir Lumajang milik PT HM Sampoerna Tbk tak bisa menyembunyikan raut kesedihan sewaktu keluar dari pintu gerbang pabrik yang berada di Desa Kunir Lor Kecamatan Kunir Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Di areal produksi, ribuan pekerja harian dan borongan berkumpul untuk mendapatkan informasi langsung dari manajemen bahwa per-Jumat (16/5), mereka tidak bisa bekerja lagi di tempat itu.

“Pabrik tidak produksi lagi sejak hari ini,” kata Wiwik kepada wartawan seusai “bubaran” pengumuman penutupan pabrik ini, Jumat (16/5). Banyak di antara pekerja yang keluar dengan wajah sembab dan mata berkaca-kaca.

“Banyak yang menangis ketika mendengar secara langsung bahwa pabrik berhenti produksi,” ujar Indah, seorang pekerja kepada media.

Sebagian besar buruh tidak tahu harus berbuat apa ketika pabrik ditutup dan mereka tidak bisa bekerja lagi. Ada pula yang pasrah menerima kabar penutupan pabrik dan PHK massal.

“Kalau memang harus ditutup, mau bagaimana lagi,” katanya.

Menurut Indah, setiap bulan dirinya bisa mendapat penghasilan kurang lebih Rp 1,2 juta sebagaip buruh di Plant Kunir. Dia tidak bisa membayangkan bakal bekerja apa setelah penutupan pabrik ini. Indah sebelumnya bekerja di pabrik konveksi di Lumajang. Suaminya bekerja di perusahaan swasta. Dia memiliki seorang anak berusia 6 tahun yang kini duduk di bangku taman kanak-kanak.

Pantauan media di lokasi pabrik usai penutupan, tampak beberapa perempuan pekerja berpelukan dengan wajah sembab.

“Mbak, ojo lali yo karo aku (Mbak, jangan lupa ya sama saya),” kata sejumlah pekerja seraya berpelukan. Sejumlah pekerja yang lain keluar dengan umpatan-umpatan. Adapula yang bersorak, “Hore, Sampoerna ditutup,” ujar seorang perempuan pekerja begitu keluar dari gerbang. Kurang jelas maksud teriakan perempuan ini.

Manajemen perusahaan mengumumkan penutupan pabrik di hadapan ribuan buruh ahrian dan borongan tetap pada Jumat (16/5).  Keputusan perusahaan menghentikan produksi SKT ini diumumkan di Plant Kunir Lumajang sekitar pukul 09.00 WIB.

Setiap buruh juga mendapat selembar kertas berisi pengumuman seputar berhentinya proses produksi SKT ini. Dalam selebaran yang dibagikan itu juga menyebutkan ihwal pemberhentian hubungan kerja yang efektif berlaku pada 1 Juni 2014 mendatang. Disebutkan pula bahwa pekerja tetap mendapatkan upah sampai 31 Mei 2014. Manajemen dalam selebaran juga menjanjikan kompensasi pengakhiran hubungan kerja akan diberikan lebih baik dari UU Nomor 13 Tahun 2003 dan akan didiskusikan dengan PUK SPSI Plant Kunir pada 19-23 Mei 2014.

Disebutkan pula bahwa perusahaan akan memberikan pelatihan kewirausahaan mandiri yang pelaksanaannya akan diadakan pada Juni 2014. Setelah kurang 1,5 jam mendapat pengarahan, para pekerja langsung berhamburan keluar dari pintu gerbang Pabrik SKT HM Sampoerna.

Perusahaan rokok Sampoerna didirikan pada tahun 1913 oleh imigran asal Cina, Liem Seeng Tee yang memulai usahanya dengan membuat dan menjual rokok kretek linting tangan di rumahnya di Surabaya, Indonesia. Perusahaan kecilnya tersebut merupakan salah satu perusahaan pertama yang memproduksi dan memasarkan rokok kretek maupun rokok putih. Dari sinilah kemudian lahir merek-merek rokok kretek legendaris Indonesia seperti Djie Sam Soe dan Sampoerna.

Pada tahun 2005 perusahaan rokok terbesar di dunia Philip Morris, produsen rokok legendaris Marlboro, mengambil alih kepemilikan Sampoerna.

Pada tahun 2012, Sampoerna memiliki pangsa pasar sebesar 35,6% di pasar rokok Indonesia, berdasarkan hasil Nielsen Retail Audit Results Full Year 2012. Pada akhir 2012, jumlah karyawan Sampoerna dan anak perusahaannya mencapai sekitar 28.500 orang. Selain itu, Perseroan juga berkerja sama dengan 38 unit Mitra Produksi Sigaret (MPS) yang berada di berbagai lokasi di Pulau Jawa dalam memproduksi Sigaret Kretek Tangan (SKT), dan secara keseluruhan memiliki lebih dari 61.000 orang karyawan. Perseroan menjual dan mendistribusikan rokok melalui 73 kantor penjualan di seluruh Indonesia.

Tahun 2012 merupakan tahun yang cemerlang bagi PT HM Sampoerna dimana produksinya mencapai rekor penjualan melebihi 100 miliar batang.(ca/tempo/wikipedia)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account