Potret dua pasukan perempuan Israel yang memotong rambut mereka. Sumber: Mondoweiss

Tel Aviv, LiputanIslam. Com—Dua orang pasukan perempuan Israel,  Noam dan Inbal,  berpose dengan senyum lebar sambil menunjukkan potongan rambut mereka. Mereka menyebut,  aksi ini dilakukan untuk mendukung pasien kanker dan rambut mereka akan diberikan untuk pembuatan wig bagi para pasien.

Alih-alih menuai pujian,  postingan itu justru direspon dengan caci maki warga netizen,  mengingat perlakuan buruk tentara Israel terhadap pasien kanker Palestina di Jalur Gaza.

“Membiarkan pasien kanker Palestina meninggal di Jalur Gaza bukanlah hal yang baik, ” ucap Remi Kenazi,  seorang penyair keturunan Palestina- Amerika yang tinggal di New York, melalui akun twitternya.

Baca: Satu Warga Palestina Gugur Diserang Pasukan Israel di Tepi Barat

Selain itu, Direktur Pengamat HAM untuk Timur Tengah dan Kawasan Afrika Utara, Sarah Leah, menyarankan dua pasukan perempuan Israel itu untuk meminta atasan mereka agar mengizinkan pasien kanker di Gaza mendapatkan akses pengobatan.

Menurut data WHO, 39 persen pengajuan izin kesehatan pasien kanker di Jalur Gaza pada 2018 selalu mendapat penolakan dari rezim Israel.

“Rumah sakit di Gaza tidak memiliki fasilitas yang cukup memadai untuk menangani pasien kanker,” tulis WHO dalam laporannya pada Feburari lalu.

Kementerian Kesehatan Palestina merilis angka kematian pasien kanker di Jalur Gaza pada Februari lalu telah meningkat tajam hingga 8.515 jiwa, 608 di antaranya adalah anak-anak. (fd/Mondoweiss)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*