Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Nepal Tangkap Puluhan Pengunjuk Rasa Anti-India

Published 30/11/2015 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

 

Nepalese student take part in a protest shouting anti Indian slogans near the Indian embassy in KathmanduKatmandu, LiputanIslam.com — Polisi Nepal menangkap 38 demonstran yang mencoba berunjuk rasa terhadap negara tetangga India, yang dituduh menjadi dalang penutupan perbatasan yang telah berlangsung sepekan dan menyebabkan kekurangan pasokan bahan bakar.

Banyak toko tutup di ibu kota Katmandu dan arus lalu lintas sepi setelah pemogokan dilakukan oposisi garis keras partai komunis, lapor AFP seperti dilansir Antara, Ahad.

“Kami menangkap 38 orang yang mencoba menutup jalan dan merusak kendaraan,” kata juru bicara kepolisian Nepal Kamal Singh Bam kepada AFP.

Unjuk rasa di perbatasan karena undang-undang dasar baru Nepal itu mengakibatkan kekurangan pasokan bahan bakar di negara Himalaya tersebut, yang seluruhnya berbatasan dengan daratan. Cadangan obat di Nepal juga menipis.

Nepal sangat bergantung kepada India untuk bahan bakar dan pasokan lain, namun hanya sedikit kendaraan barang melintasi pos pemeriksaan utama di perbatasan negara tersebut sejak unjuk rasa terjadi pada akhir September.

Lalu lintas di pos perbatasan lain yang juga terus melambat, mendorong pemerintah Nepal menuduh India –yang telah mengkritik konstitusi baru Nepal– melakukan balas dendam melalui penutupan tidak resmi.

New Delhi membantah tuduhan itu dan mendesak dialog dengan para pengunjuk rasa, yang berasal dari etnis minoritas Madhesi, serta berbagi kedekatan budaya, bahasa, dan hubungan kekeluargaan dengan warga India yang hidup di dekat perbatasan.

Pengunjuk rasa dari masyarakat Madhesi mengatakan undang-undang dasar baru, yang diberlakukan pada September, menjadikan mereka terpinggirkan secara politik.

“Pemogokan itu dilakukan untuk melawan penutupan India dan campur tangan mereka di Nepal. Berapa lama lagi masyarakat Nepal harus menderita? India harus mundur,” kata Khadga Bahadur Bishwokarma, juru bicara partai komunis Nepal.

Warga Nepal menyatakan keputusasaan mereka atas pemogokan tersebut. Banyak orang mengaku takut berkendaraan atau menggunakan kendaraan umum karena khawatir adanya perusakan kendaraan.

“Kami sedang berjuang dengan keterbatasan. Kami tidak perlu pemogokan untuk menambah kesengsaraan ini. Bagaimana hal ini bisa menekan India?” kata Manish Karki, yang membuka toko perkakas di Kathmandu dan menentang pemogokan.

Kekurangan bahan bakar dan barang-barang lain menyebabkan bertambahnya penyelundupan di sekitar perbatasan.

Pada Minggu, petugas keamanan perbatasan India menyeberang ke Nepal untuk menangkap penyelundup di distrik Jhapa. India kemudian melaporkan bahwa petugas polisi mereka telah ditahan di Nepal.

Juru bicara Angkatan Polisi Bersenjata Nepal Pushpa Ram KC membantah laporan tersebut.

“Petugas itu tidak berada di bawah pengawasan kami… penduduk setempat gelisah atas kejadian tersebut sehingga kami membawa para petugas itu ke tempat yang aman. Proses pengembalian mereka ke India sedang berlangsung,” katanya.

Pada Kamis, Kathmandu meminta New Delhi melakukan penyelidikan terkait polisi India yang menyeberangi perbatasan dan menembak empat warga Nepal.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account