Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Natuna Milik Indonesia, Bukan China !

Published 11/12/2014 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

natunaWashington DC, LiputanIslam.com — Indonesia telah bertekad untuk menegakkan kedaulatan maritim, baik itu berupa perlawanan terhadad illegal fishing, hingga konflik Laut China Selatan. Pernyataan itu disampaikan oleh Luhut Binsar Panjaitan, Mantan Dankodilat TNI AD, kepada audiens di Center for Strategic and International Studies, sebuah lembaga think tank yang berbasis di Washington DC, Amerika Serikat.

“Kedaulatan Indonesia tidak bisa ditawar-tawar, kami sangat, sangat tegas dalam hal ini,” ujar Luhut, seperti dilansir thediplomat.com, 11 Desember 2014.

Terkait konflik Laut China Selatan, Luhut mengatakan bahwa Indonesia dapat membantu dalam menjembatani perbedaan persepsi antara negara-negara ASEAN dan tuntutan dari China. Keberadaan Pulau Natuna juga menjadi isu hangat. Namun Luhut menilai, Indonesia berhak memanfaatkan kekayaan alam yang terdapat di kawasan tersebut.

“Mengenai Natuna, kami tegaskan lagi bahwa ini adalah wilayah Indonesia, dan saya rasa tidak ada masalah sejauh ini. Dan saya rasa, Indonesia akan melakukan eksplorasi untuk gas,” tambah Luhut.

Namun sayangnya, untuk mengeskplor gas di Kepulauan Natuna, Luhut menyatakan bahwa Pertamina akan menggandeng Chevron, perusahaan energi asal AS. Menurut Luhut, langkah ini ditempuh agar China tidak asal klaim terhadap teritorial Indonesia.

“Ini adalah salah satu target, yaitu memberikan sinyal ke China; Anda tidak bisa bermain di kawasan ini karena AS juga berada di sini,” terang Luhut.

Luhut menyayangkan divisi dari Kementrian Luar Negeri dan militer Indonesia dalam menyikapi konflik di Laut China Selatan, padahal, menurut Luhut, beberapa pernyataan dari pejabart China sejak awal tahun telah menunjukkan ancaman terhadap kedaulatan Indonesia.

Untuk itulah, Luhut menambahkan, bahwa Presiden Jokowi berencana untuk meningkatkan anggaran pertahanan Indonesia menjadi 1,5 % dari PDB, guna melindungi batas-batas wilayah Indonesia. Sejauh ini, belanja untuk pertahanan Indonesia tidak pernah lebih dari 1% PDB, jauh lebih kecil dibandingkan Malaysia maupun Singapura.

Luhut juga mengatakan bahwa pemerintah akan meningkatkan pengamanan, menambah kapal dan pesawat untuk memperkuat kemampuan di udara dan laut, termasuk kapal patroli, untuk melindungi zona ekonomi eksklusif, yang membentang sepanjang 6 juta kilometer persegi.

“Dengan demikian, kami dapat meningkatkan kinerja angkatan bersenjata, sehingga kami dapat mengelola atau melindungi kedaulatan kami sendiri,” tambah Luhut.

Seperti diketahui, beberapa waktu yang lalu sesuai dengan instruksi Presiden Jokowi, tiga kapal pencuri ikan asal Vietnam ditenggelamkan. Menurut Jokowi, tindakan ini dilakukan untuk memberikan shock therapy atau efek jera pada nelayan asing yang mencuri ikan di teritorial Indonesia setiap hari. Diperkirakan, ada 5.000 kapal illegal yang berkeliaran di wilayah Indonesia.

“Kebijakan pemerintah saat ini sangat keras. Sangat keras. Kami tidak mengizinkan adanya illegal fishing lagi di Indonesia,” tegas Luhut.

Ia berpendapat bahwa pemerintahan Jokowi menerapkan kebijakan yang keras dalam mengatasi tantangan ini karena pendekatan sebelumnya, seperti dialog, atau menangkap nelayan dan membawa kasus ke pengadilan, tidak menghasilkan perubahan apapun.

“Kebijakan seperti ini pada dasarnya untuk membuktikan kepada rakyat Indonesia bahwa Presiden Jokowi serius menangani masalah ini,” kata Luhut.

Luhut menambahkan bahwa pemerintah akan terus menindak kejahatan illegal fishing, karena Indonesia harus merasakan manfaat ekonomi dari wilayahnya sendiri, sehingga bisa digunakan untuk meningkatkan kesehatan, memperbaiki infrastruktur, dan pendidikan. Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa negara dirugikan triliunan rupiah per tahun akibat illegal fishing.

“Kami mungkin akan menyelamatkan 20-23 miliar dollar AS per tahun jika illegal fishing ini bisa dihentikan,” tutup Luhut.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account