Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Myanmar Rilis Foto-Foto Palsu tentang Rohingya

Published 03/09/2018 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Naypyidaw, LiputanIslam.com--Militer Myanmar mempublikasikan sebuah buku yang berisi foto-foto palsu tentang Rohingya. Salah satunya adalah sebuah foto hitam-putih seorang pria yang berdiri di dekat dua mayat dengan judul “orang Bengali membunuh etnis lokal secara brutal.”

Foto ini muncul di salah satu bab dalam buku ini yang menjelaskan kerusuhan etnis di Myanmar pada 1940-an. Dijelaskan bahwa foto tersebut menunjukkan orang Buddha yang dibunuh oleh seorang Rohingya—yang disebut sebagai “Bengali” di buku itu, yang mengartikan mereka imigran ilegal.

Menurut penelitian dari media Reuters, foto tersebut sebenarnya diambil dari perang kemerdekaan Bangladesh pada 1971, ketika ratusan ribu warga Bangladesh dibunuh oleh tentara Pakistan.

Foto ini adalah satu dari tiga foto yang didistorsi penjelasannya dalam buku dari departemen hubungan publik militer Myanmar ini, dan yang diakui sebagai foto arsip dari Rakhine state.

Pada faktanya, Reuters menemukan bahwa dua foto pertama diambil di Bangladesh dan Tanzania. Foto ketiga yang disebut menunjukkan warga Rohingya yang memasuki Myanmar dari Bangladesh, pada faktanya itu adalah imigran yang meninggalkan Myanmar.

Buku berjudul “Myanmar Politics and the Tatmadaw: Part I” berjumlah 117 halaman ini mengambil sumber dari unit informasi militer “True News”. Unit ini sudah lama menyebarkan berita-berita tentang krisis Rohingya menurut perspektif militer.

Buku ini dijual di seluruh toko buku di kota Yangon. Seorang karyawan dari toko buku Innwa, mengatakan bahwa hanya ada 50 cetakan yang habis terjual, karena “tidak banyak orang mencari [buku] ini.”

Reuters meneliti foto-foto dalam buku ini menggunakan Google Reverse Image Search dan TinEye, alat digital yang biasa digunakan kantor-kantor berita untuk mengidentifikasi foto yang pernah dirilis di dunia maya. Dengan alat ini, Reuters dapat menemukan asal muasal foto-foto tersebut.

Salah satu foto ditemukan berasal dari foto pengungsi yang lari dari genosida di Rwanda pada 1996. Sang fotografer, Martha Rial, bekerja di Pittsburgh Post-Gazette, dan memenangi penghargaan Pulitzer.

Foto lainnya, yang dicetak hitam-putih, memperlihatkan sejumlah pria menaiki perahu yang reyot. Para pria ini disebut sebagai “orang Bengali yang masuk Myanmar lewat perairan.”

Padahal, foto itu adalah warga Rohingya dan imigran Bangladesh yang meninggalkan Myanmar pada 2015, di mana puluhan ribu lari ke Thailand dan Malaysia. Foto asli dari Kementerian Informasi Myanmar itu sengaja diputar dan diburamkan.

Reuters pun menyimpulkan tindakan distorsi ini bertujuan untuk menyampaikan versi cerita bahwa komunitas Rohingya masuk ke Myanmar pada masa kolonial sebagai imigran ilegal. (ra/presstv)

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account