Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Muslim Rohingya Jadi Isu Politik dalam Sensus Pertama Myanmar

Published 31/03/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

rohingya-burmaYangon, LiputanIslam.com —  Myanmar mengadakan sensus penduduk secara nasional mulai dari 30 Maret sampai 10 April 2014. Ini sensus pertama dalam 30 tahun terakhir. Sensus diselenggarakan oleh Kementerian Imigrasi dan Populasi Myanmar.

Petugas sensus mengajukan 40 pertanyaan kepada setia penduduk dan rumah tangga dengan tujuan memberikan pemerintah informasi yang terbaru dan akurat di bidang  sosial, ekonomi, dan demografi.

“Hal ini akan kami lakukan demi memberikan manfaat kepada negara kami tanpa merusak perdamaian dan stabilitas Myanmar,” kata Menteri Imigrasi dan Populasi, Khin Yi seperti dilansir Eleven Myanmar, Minggu (30/3).

Namun, pelaksanaan sensus mendapat perlawanan dari kelompok etnis Budha Rakhine yang menyuarakan ancaman untuk memboikot sensus karena curiga etnis muslim Rohingya masuk dalam daftar sensus. Kelompok yang tergabung dalam Komite Seluruh Warga Rakhine untuk Sensus (ARCC) menolak Rohingya diakui sebagai etnis legal di Myanmar.

“Begitu kami menerima konfirmasi bahwa kebutuhan kami dipenuhi, kami akan menghentikan aksi boikot kami,” kata Than Htun mewakili ARCC kepada Democratic Voice of Burma, Minggu (30/3).

Dalam daftar sensus sudah dicantumkan kode nomor etnis yang resmi diakui pemerintah yakni 135 etnis. Nama etnis Rohingya tidak tercantum didalamnya. Pemerintah Myanmar tegas menolak untuk memasukkan etnis Rohingya dalam daftar sensus.

“Hal utama adalah jika seseorang mengatakan dirinya Rohingya saat diajukan pertanyaan di rumahnya, maka kami tidak akan menerimanya. Kami akan memasukkannya sebagai etnis Bengali atau dalam daftar nama kode etnis khusus lainnya. Kami tidak akan meregistrasinya ketika mereka mengakui orang Rohingya,” kata juru bicara pemerintah Myanmar, Ye Htut.

Pemimpin komunitas muslim di Aung Mingalar, pemukiman sekitar 4 ribu etnis Myanmar di Sittwe, mengatakan etnis Rohingya tidak akan memboikot sensus meski mereka tidak puas. Lagipula tidak ada pilihan bagi mereka kecuali berjuang di komunitas internasional.

Sensus pertama kali diadakan di Myanmar pada masa rezim diktator militer berkuasa dibawah kepemimpinan Ne Win pada tahun 1973. Sebanyak 28,92 juta rakyat Myanmar terdaftar dalam sensus.

Sepuluh tahun kemudian, Myanmar kembali menggelar sensus. Saat itu jumlah populasi penduduk Myanmar menjadi 35,3 juta jiwa. Dan, pada 2013, jumlah penduduk Myanmar diperkirakan 61,57 juta jiwa.(ca/tempo.co)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account